Dusun Biyodo Gresik Menyala, Warga Swadaya Ratusan Juta Hadirkan Miniatur Ikon Nusantara hingga Garuda

oleh -1300 Dilihat
Suasana Dusun Biyodo, Kecamatan Menganti, Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co — Malam di Dusun Biyodo, Desa Beton, Kecamatan Menganti, Gresik berubah menjadi lautan cahaya. Lampu-lampu warna-warni merangkai miniatur Jembatan Suramadu, Monumen Bung Karno, hingga burung Garuda dari anyaman rotan. Semua itu lahir dari iuran warga empat RT—11, 12, 13, dan 14—yang nilainya menembus ratusan juta rupiah.

Tradisi menghias kampung di Biyodo memang rutin setiap Agustusan. Memeringati HUT Kemerdekaan RI. Namun tahun ini, suasananya lebih semarak. Pengunjung dari luar dusun berdatangan untuk berfoto dan berkuliner. Kesempatan berjualan hanya diberikan kepada warga setempat, sebagai upaya menggerakkan perekonomian mereka.

“Tema tahun ini merupakan Kota Lama Indonesia. Ada miniatur Jembatan Suramadu, Burung Garuda, tembok pertahanan Burung Garuda, Monumen Bung Karno. Miniatur yang dibangun di sini merupakan bentuk persatuan warga Dusun Biyodo di tengah perbedaan suku, ras, dan agama,” kata Kepala Dusun Biyodo, Abdul Kohar.

Kohar menegaskan seluruh biaya berasal dari swadaya. “Sumber dana yang digunakan untuk membangun miniatur dan lampu warna-warni ini merupakan hasil dari swadaya masyarakat, yaitu per rumah menabung sebesar 400–500 ribu yang bisa dicicil selama satu tahun atau dari setelah Agustus dan sebelum Agustus tahun depannya,” jelasnya.

Di RT 14, burung Garuda rotan berdiri gagah. Suparlan, salah satu penggagasnya, menyebut pengerjaannya memakan waktu satu bulan. “Butuh waktu 1 bulan untuk membuat miniatur Garuda dari anyaman rotan ini. Konsep miniatur dari RT lain juga hampir sama waktu pengerjaannya,” ujarnya.

Alasan pemilihan burung Garuda pun jelas. “Burung Garuda dipilih karena di RT 14 ini punya masyarakat dengan agama yang berbeda-beda, mulai dari Islam, Hindu, dan Kristen. Ini bentuk persatuan kami agar hidup tentram dan damai,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.