KabarBaik.co, Surabaya – Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, nilai ekspor daerah ini mencapai USD 30,40 miliar pada periode Januari–Desember 2025. Angka tersebut tumbuh signifikan sebesar 16,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Statistisi BPS Jawa Timur, Ike Rahayu Sri, menyampaikan bahwa peningkatan ekspor tersebut mencerminkan aktivitas perdagangan luar negeri Jawa Timur yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global. Permintaan pasar internasional terhadap berbagai produk unggulan asal Jawa Timur dinilai masih terjaga dengan baik.
“Capaian ini menunjukkan minat pasar internasional terhadap komoditas asal Jawa Timur masih solid,” ujar Ike di kantor BPS Jatim, Kamis (5/2).
Di sisi lain, nilai impor Jawa Timur sepanjang 2025 justru mengalami penurunan. BPS mencatat, total impor tercatat sebesar USD 29,59 miliar atau turun 2,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan impor tersebut turut berkontribusi pada membaiknya kinerja neraca perdagangan daerah.
Berkat kombinasi kenaikan ekspor dan penurunan impor, Jawa Timur berhasil membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD 808,25 juta selama tahun 2025. Surplus ini menandakan bahwa nilai ekspor lebih besar dibandingkan impor, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian regional.
Menurut Ike, surplus neraca perdagangan merupakan sinyal yang sangat baik, terutama di tengah tantangan perdagangan global yang masih penuh ketidakpastian. “Ini menunjukkan daya saing produk ekspor Jawa Timur masih kuat dan mampu bertahan menghadapi tantangan ekonomi global,” jelasnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut juga mencerminkan ketahanan sektor industri dan perdagangan Jawa Timur yang tetap solid sepanjang tahun 2025. Meski demikian, upaya peningkatan kinerja perdagangan luar negeri tetap perlu terus dilakukan.
Ke depan, BPS Jawa Timur mendorong berbagai langkah strategis agar tren positif ini dapat berlanjut. Penguatan kualitas produk, diversifikasi tujuan pasar ekspor, serta peningkatan efisiensi rantai pasok dinilai menjadi kunci agar kinerja ekspor Jawa Timur semakin berkelanjutan.
Dengan fondasi yang kuat dan strategi yang tepat, perdagangan luar negeri Jawa Timur diharapkan mampu terus tumbuh dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah maupun nasional.






