Gagasan Penggunaan Udheng Samin, Ikhtiar Pemkab Bojonegoro Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

Editor: Andika DP
oleh -60 Dilihat
Dony Setyawan Bersama Almarhum Mbah Samin. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Adanya Surat Edaran Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, terkait Penggunaan Udheng Motif Obor Sewu Khas Masyarakat Samin atau Udheng Samin terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bojonegoro mendapatkan sambutan baik dari sejumlah kalangan. Antara lain Ketua Karang Taruna Bojonegoro, Doni Bayu Setiawan.

Doni Bayu Setiawan menyampaikan bahwa gagasan penggunaan udheng ataupun pakaian khas masyarakat Samin untuk ASN di Bojonegoro, sudah cukup lama disuarakan. Dimulai dengan Perda No 1/2020 tentang pelestarian kesenian tradisional, termasuk termaktub dalam Perbup 36-2021 tentang baju khas daerah.

Baca juga:  Sambut Ramadhan Tangani Kemiskinan Pj Bupati Bojonegoro Kucurkan Bansos 

“Bahwa ini sangat menggembirakan, sebab ini menunjukkan bahwa pemkab tidak absen dalam upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat Bojonegoro,” ujar pria yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bojonegoro, Senin (1/4).

Doni yang juga Ketua Alumni GMNI Bojonegoro ini juga menjelaskan bahwa semangat surat edaran ini berbanding lurus dengan status ajaran samin (sedulur sikep, Red) sebagai warisan budaya tak benda, yang ditetapkan oleh Kemendikbud pada tahun 2018 lalu. Sehingga merangsang pemuda dan masyarakat untuk lebih tahu tentang ajaran Samin.

Baca juga:  Pelihara Harkamtibmas Polres Cangkruk Bareng Bojonegoro Kampung Pesilat

“Secara tidak langsung, kebijakan ini mendukung dan meningkatkan usaha kecil  atau home industry pembuatan udheng. sehingga menggerakkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Hal ini juga menimbulkan kebanggaan dan memperkuat identitas dan semangat leluhur samin khususnya di Bojonegoro.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.