Jelang Idul Fitri 2024, Pemprov Jatim Sebut Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil

Editor: Dian Kurniawan
oleh -54 Dilihat
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono meninjau gelaran Gerakan Pangan Murah yang ada di halaman Kantor Dinas Pertanian Provinsi Jatim, Senin (1/4/2024). (Humas Pemprov Jatim)

KabarBaik.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berupaya menekan dan memastikan stok kebutuhan pokok jelang lebaran terpenuhi. Dari hasil pantauan tim di lapangan untuk stok dalam kondisi aman.

Pemprov Jatim juga melakukan koordinasi dengan daerah untuk memastikan proses pendistribusian berjalan baik. Saat ini progres pergerakan harga pangan di Jatim disebut lebih stabil meski belum menyentuh Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Di Jatim, pada umumnya Indonesia harga bahan pokok sudah semakin turun dari awal ramadan yang cenderung tinggi. Lalu, sekarang sudah mulai turun, beras sudah turun,” kata Pejabat (Pj) Gubernur Jatim Adhy Karyono usai mengikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idul Fitri 2024 bersama Badan Pangan Nasional secara virtual di Kantor Dinas Pertanian Jatim, Senin (1/4/2024).

Baca juga:  Gubernur Jatim Bakal Serahkan Penghargaan Badan Publik Terbaik

“Beras premium sudah di kisaran Rp. 15.200/kg sudah mendekati HET, kemudian beras medium juga sama Rp. 12.000/kg sudah mendekati HET. Kita monitor untuk memastikan keterjangkauan dan ketersediaan bahan makanan pokok. Ini penting. Juga kemudian melihat seluruh distribusi bahan pokok dan memonitor stok beras yang ada di gudang-gudang beras,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Adhy Karyono mengatakan bahwa ada beberapa barang lain yang yang mengalami deflasi yakni cabai merah, telur ayam ras dan daging ayam.

Baca juga:  4 Poin Penting Imbauan Kapolres Magetan Sambut Malam Takbiran dan Idul Fitri

“Saya rasa ini sudah mulai stabil, yang penting sekarang adalah bagaimana ketersediaan dan harga-harga terjangkau oleh masyarakat. Intinya di Jatim, Insya Allah akan dijaga terus sampai menjelang Idul Fitri, kita siapkan semuanya,” tegasnya.

Kendati demikian, untuk tetap menjaga harga pokok, Adhy Karyono memastikan stok bahan pokok aman. Kemudian, pihaknya akan tetap menggelar pasar murah secara bergiliran ke daerah-daerah hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Masih ada sampai lebaran nanti mungkin sekitar 4-5 kali lagi. Belum pasar murah yang dilakukan oleh BUMD, Dharma Wanita dan PKK yang menggelar pasar murah. Tiada hari tanpa pasar murah dari Pemprov Jatim,” terangnya.

Baca juga:  Mudik Aman, Polres Gresik Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis

Sementara itu, guna mendukung ketahanan pangan, Jatim akan mendapat dukungan bantuan alat dan mesin pertanian (alsistan) dan pompa air dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk mengantisipasi musim kemarau akan datang. Namun, terkait jumlahnya, Adhy Karyono mengaku belum tahu karena masih proses di tingkat pusat.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.