Gelombang Kedua Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Siap Berangkat ke Tanah Suci

oleh -425 Dilihat
IMG 20250517 WA0023
Proses pemberangkatan akan dimulai secara bertahap

KabarBaik.co – Sebanyak 18.975 calon jemaah haji dari Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan menuju Madinah dalam gelombang pertama, mencakup 50 kloter atau sekitar separuh dari total jemaah tahun ini.

Saat ini, kloter 51, 52, dan 53 tengah bersiap di Asrama Haji Embarkasi Surabaya untuk keberangkatan gelombang kedua. Proses pemberangkatan akan dimulai secara bertahap pada Sabtu (17/5), pukul 14.40 WIB.

Plh Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Sugiyo, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan prosedur keberangkatan antara gelombang pertama dan kedua. Pada gelombang pertama, penerbangan diarahkan ke Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah. Sementara itu, gelombang kedua akan langsung menuju Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

“Mulai gelombang kedua, semua jemaah diwajibkan mengenakan ihram. Miqat dapat dilakukan di Embarkasi Surabaya atau di atas pesawat saat melewati wilayah Yalamlam,” terang Sugiyo.

Setiba di Makkah, jemaah gelombang kedua akan melaksanakan umrah wajib dalam rangkaian ibadah haji Tamattu sebelum menjalankan rukun haji lainnya.

Hingga akhir gelombang pertama, tercatat lima jemaah masih dirawat di RS Haji Surabaya, didampingi oleh empat pendamping. “Lima jemaah ini masih dalam perawatan di RS Haji. Sementara empat lainnya yang telah pulih menunggu keberangkatan pada kloter berikutnya sesuai jadwal syarikah,” jelas Sugiyo.

Selain itu, Embarkasi Surabaya mencatat empat jemaah wafat selama pelaksanaan haji tahun ini. Dua orang meninggal dunia di RS Haji Surabaya, sedangkan dua lainnya berpulang di tanah suci, masing-masing di Madinah dan Makkah.

Sugiyo juga menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah maupun keluarganya atas perubahan jadwal yang terjadi akibat penyesuaian kloter berbasis syarikah. Perubahan ini, diakuinya, dapat memengaruhi mental jemaah.

“Kami mohon maaf atas perubahan jadwal ini. Kami mengimbau para jemaah agar bersabar, mengingat ibadah haji memerlukan niat yang kuat dan ikhlas menerima kondisi yang ada,” pesannya.

Sugiyo memastikan, meskipun terdapat perubahan jadwal, seluruh jemaah tetap akan diberangkatkan tahun ini.

“Insyaallah secara administrasi, semua jemaah haji pasti berangkat. Namun, tentu kehendak Allah tetap menjadi penentu,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.