KabarBaik.co – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (11/9) pukul 10.15 WIB. Getaran gempa terasa hingga Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 152 kilometer tenggara Kabupaten Malang, dengan kedalaman 63 kilometer. Hasil analisis terbaru BMKG memperbarui parameter gempa menjadi magnitudo 4,8.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas deformasi dalam lempeng Indo-Australia. Mekanismenya berupa pergerakan naik atau thrust fault,” jelas Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang, Ma’muri.
Adapun Skala Getaran yaitu, Kabupaten Malang MMI III, Kota Malang MMI II–III, dan Blitar, Trenggalek, Tulungagung MMI II. ”Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Seolah-olah ada truk yang melintas, bahkan benda-benda ringan yang digantung ikut bergoyang,” ujar Ma’muri.
Dalam peristiwa ini, BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 10.35 WIB, belum ada aktivitas gempa susulan. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada.
“Kami mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Periksa bangunan yang retak atau rusak, pastikan tempat tinggal cukup tahan gempa sebelum kembali masuk rumah,” tegas Ma’muri.
BMKG mengingatkan, informasi resmi hanya bisa diakses melalui kanal resmi, seperti situs bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, akun media sosial terverifikasi @infoBMKG, Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile InfoBMKG. (*)








