GSN Tegaskan Penerima Dilarang Menjual Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

oleh -124 Dilihat
IMG 20260121 WA0001 1
Bupati Malang H.M. Sanusi saat mencoba naik becak listrik. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko menegaskan agar para penerima becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto tidak menjual bantuan tersebut. Becak listrik diminta dirawat dengan baik agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Penegasan itu disampaikan Teguh saat penyerahan 200 unit becak listrik kepada warga Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen.

“Becak listrik ini diberikan gratis untuk membantu meringankan beban kerja pengayuh becak. Karena itu tidak boleh dijual dan harus dirawat dengan baik supaya manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu lama,” tegas Teguh.

Ia menjelaskan, program bantuan becak listrik merupakan inisiatif pribadi Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Berdasarkan data GSN, masih terdapat sekitar 80 ribu pengayuh becak di Indonesia yang hingga kini menggunakan becak konvensional. Program ini ditargetkan rampung hingga 2027.

Teguh menjelaskan, hingga akhir 2025 baru sekitar 10 ribu unit becak listrik yang telah disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran di Kabupaten Malang merupakan tahap awal dan bagian dari sisa anggaran tahun 2025. Seluruh bantuan diberikan tanpa pungutan biaya.

Selain mengingatkan penerima, Teguh juga berharap pemerintah daerah turut mendukung keberlanjutan program dengan menyediakan fasilitas pengisian daya di titik-titik strategis.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Malang H.M. Sanusi menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Malang untuk mendukung penuh program bantuan becak listrik tersebut. Pemkab Malang, kata Sanusi, tidak hanya akan menyiapkan fasilitas pengisian daya, tetapi juga perawatan becak listrik secara gratis.

“Saya instruksikan seluruh kantor pemerintahan di Kabupaten Malang agar menyediakan meteran khusus untuk pengisian daya becak listrik. Anggarannya dari Pemerintah Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.

Diketahui, dari total 200 unit becak listrik yang disalurkan di Kabupaten Malang, Kecamatan Ngantang menerima dua unit. Pada Rabu (21/1), Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Ngantang, Joko, menilai bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata Presiden Prabowo Subianto kepada pengayuh becak lanjut usia.

“Ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi wujud kepedulian Pak Prabowo agar para pengayuh becak senior tetap bisa bekerja dengan lebih ringan dan ramah lingkungan,” ungkapnya. Sebagai informasi, bantuan becak listrik ini bersumber dari dana pribadi Presiden RI Prabowo Subianto dan disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.