Gubernur NTB Tekankan Proyek Jalan Simpang Pototano Sesuai Standar, Titik Ambruk Ditangani Kontraktor

oleh -216 Dilihat
eb4c3679 edc5 4938 9b97 67cc493b787b
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal meresmikan Jalan Simpang Pototano. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa secara teknis pekerjaan pembangunan dan revitalisasi Jalan Simpang Pototano di Desa Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat, telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan serta standar yang ditetapkan.

Meski demikian, Gubernur Iqbal mengakui adanya tantangan kondisi geologis pada salah satu titik ruas jalan yang sempat beberapa kali mengalami ambruk. Titik rawan tersebut telah ditangani oleh kontraktor pelaksana dan akan terus diawasi selama masa pemeliharaan enam bulan ke depan.

“Selama masa pemeliharaan, apabila terjadi gangguan atau kerusakan, itu masih menjadi tanggung jawab kontraktor untuk diperbaiki,” tegasnya, Jumat (23/1).

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat meresmikan ruas jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer itu. Kini, jalan penghubung jalur logistik Sumbawa–Lombok tersebut kembali berfungsi optimal setelah sebelumnya kerap mengalami kerusakan akibat genangan air dan banjir.

Sejak tahun 2017, sistem drainase di kawasan tersebut dinilai kurang memadai sehingga menyebabkan badan jalan sering tergenang setiap kali hujan turun. Kondisi ini berdampak pada kualitas aspal, mengingat air merupakan salah satu faktor utama penyebab kerusakan jalan.

Meski masih dapat dilalui, kondisi ruas jalan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi NTB melakukan penanganan menyeluruh dengan anggaran sebesar Rp32 miliar. Pengerjaan proyek dilakukan selama tiga setengah bulan dan dinyatakan rampung pada 31 Desember 2025.

Selain perbaikan badan jalan, proyek ini juga mencakup pembenahan sistem drainase serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Hasilnya, ruas jalan di Desa Pototano kini dinilai lebih aman, nyaman, serta mampu memperlancar arus transportasi masyarakat.

Gubernur NTB mengatakan, peresmian jalan dilakukan dalam perjalanan dinasnya dari Pulau Sumbawa menuju Pulau Lombok melalui Pototano. Ia menyebutkan bahwa kondisi jalan tersebut sebelumnya rusak dan bahkan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Alhamdulillah, hari ini Jalan Simpang Pototano sepanjang kurang lebih 4 kilometer sudah sepenuhnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Tidak hanya badan jalan yang diperbaiki, tetapi fasilitas pendukung seperti lampu penerangan juga sudah berfungsi,” ujarnya.

Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya peran masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga fungsi drainase. Menurutnya, drainase jalan tidak akan berfungsi optimal apabila drainase lingkungan di sekitarnya tidak dibersihkan dari sedimentasi dan sampah.

“Kalau drainase lingkungan tidak dibereskan, air bisa tertahan di saluran utama dan berpotensi menggenangi permukiman. Karena itu perlu kerja bersama,” tandasnya.

Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa total panjang jalan di Pulau Sumbawa mencapai sekitar 965 kilometer, sehingga diperlukan penetapan prioritas dalam pengalokasian anggaran pemerintah. Oleh sebab itu, Pemprov NTB memprioritaskan penanganan jalan-jalan yang sudah tidak dapat dilalui dan memiliki fungsi strategis.

Pototano menjadi salah satu prioritas karena merupakan jalur logistik utama yang menghubungkan Pulau Sumbawa dengan Pelabuhan Pototano serta Pulau Lombok. Jalur ini dinilai vital dalam mendukung keamanan, ketahanan pangan, dan distribusi barang logistik.

Penanganan serupa juga dilakukan di Dasan Geres, Lombok Timur, serta sejumlah titik lain yang memiliki fungsi logistik penting. Ke depan, Pemprov NTB akan mulai memfokuskan penanganan pada jalur-jalur pariwisata setelah jalur logistik utama tertangani.

“Kita berharap penanganan jalan ini benar-benar permanen agar permasalahan yang sama tidak terulang. Dengan doa dan dukungan semua pihak, semoga jalan ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dan mendukung akses ke kawasan wisata,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.