Gus Fawait Apresiasi Pembatalan Kenaikan BBM, Ajak Warga Jember Bijak Energi

oleh -273 Dilihat
Suasana SPBU di Jember. (Ist)
Suasana SPBU di Jember. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember Gus Fawait memberikan apresiasi tinggi terhadap keputusan Pemerintah Pusat yang membatalkan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang tidak menentu.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait merespons dinamika ekonomi global yang mulai berdampak pada negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Rabu (1/4).

Ia mengaku bersyukur karena masyarakat, khususnya di Kabupaten Jember, tidak perlu menghadapi guncangan ekonomi akibat kenaikan harga energi.

“Ini kabar yang luar biasa. Di saat harga minyak dunia sedang fluktuatif dan negara tetangga mulai mengalami kenaikan harga signifikan, Indonesia konsisten menjaga stabilitas harga BBM. Kami sangat berterima kasih atas kebijakan ini,” ujar Gus Fawait.

Selain menanggapi soal harga, Bupati Jember memastikan bahwa distribusi energi di wilayahnya dalam kondisi stabil. Ia menepis kekhawatiran masyarakat mengenai isu kelangkaan BBM yang kerap muncul menyusul dinamika kebijakan harga.

Gus Fawait menegaskan bahwa stok BBM untuk kebutuhan warga Jember saat ini berada pada posisi aman dan mencukupi. Meski terdapat dinamika kecil dalam rantai distribusi, secara umum tidak ditemukan kelangkaan yang berarti di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Jember pun terus memantau titik-titik distribusi untuk menjamin akses energi masyarakat tetap lancar.

Kendati harga stabil, Gus Fawait mengingatkan warga agar tidak terlena. Ia memberikan pesan kuat kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup hemat energi dan lebih bijak dalam mengonsumsi BBM, terutama jenis bersubsidi.

“Saya berharap masyarakat bisa lebih bijak menggunakan BBM. Stok kita memang aman, namun penggunaan yang terukur akan sangat membantu meringankan beban subsidi negara,” tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi energi nasional, Gus Fawait menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung kebijakan pusat.

Termasuk jika sewaktu-waktu diperlukan langkah antisipatif seperti pemberlakuan kembali bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) atau pembelajaran daring demi penghematan energi secara masif. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.