KabarBaik.co – Kabar gembira bagi masyarakat Jember yang kerap bepergian menggunakan jalur udara. Harga tiket pesawat rute Jember-Jakarta yang sebelumnya menembus angka Rp 2 juta, kini resmi turun menjadi kisaran Rp 1,4 juta hingga Rp 1,5 juta.
Penurunan harga yang signifikan ini disampaikan langsung oleh Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, dalam sebuah acara di Bandara Notohadinegoro, Jember pada Kamis (15/1).
“Kemarin harga tiket Jember-Jakarta di angka Rp 2 jutaan, hari ini sudah bisa di bawah itu, mulai dari Rp 1,4 juta sampai Rp 1,5 juta. Ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk terus memperbaiki pelayanan bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait.
Ia menyampaikan, salah satu faktor utama yang berhasil menekan biaya operasional maskapai adalah dibukanya fasilitas pengisian bahan bakar pesawat (avtur) langsung di Bandara Jember. Sebelumnya, pesawat yang melayani rute ini harus melakukan pengisian bahan bakar di Bali atau Jakarta (Halim Perdanakusuma).
“Berkat bantuan dari Bang Kawendra (Anggota DPR RI) dan PT Patra Niaga, hari ini pesawat sudah bisa langsung mengisi bahan bakar di Jember. Ini kemajuan besar, hanya butuh waktu kurang dari dua minggu untuk merealisasikannya,” katanya.
Gus Fawait juga menekankan bahwa perkembangan penerbangan di Jember, baik rute menuju Jakarta maupun Bali, menunjukkan tren yang positif.
Hal ini dibuktikan dengan eksistensi beberapa maskapai seperti Wings Air dan Fly Jaya yang tetap aktif beroperasi hingga saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatiannya terhadap pembangunan di Kabupaten Jember.
Dengan adanya fasilitas pengisian bahan bakar ini, Bandara Notohadinegoro diharapkan semakin kompetitif dan mampu menarik lebih banyak maskapai untuk membuka rute baru, sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. (*)








