Hadiri Konfercab XI Fatayat NU Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Harapkan Fatayat Jadi Pilar Perubahan Sosial Melalui Penguatan Peran Perempuan

oleh -165 Dilihat
IMG 20250413 WA0018 scaled

KabarBaik.co – Dukungan nyata terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial dan keagamaan kembali ditegaskan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) XI Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bojonegoro. Acara yang mengangkat tema “Khidmah Perempuan NU dalam Menjaga Ideologi dan Peradaban” ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan kiprah Fatayat NU sebagai garda terdepan pemberdayaan perempuan di daerah.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan peserta, Wahono menyampaikan pandangan mendalam tentang pentingnya peran perempuan, khususnya seorang ibu, dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.

“Peran seorang ibu itu sangat penting dalam hidup bermasyarakat, dalam kehidupan berkeluarga, juga dalam memberikan spirit dan dorongan kepada para suami. Sehingga dalam momen konfercab ini harapan kami Fatayat mampu dan terbukti menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan perempuan, menjaga nilai-nilai keislaman di dalam keluarga dan masyarakat serta aktif dalam dunia sosial dan kemasyarakatan,” kata Wahono.

Wahono menekankan pentingnya kontribusi Fatayat NU dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan perempuan, sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting yang masih tinggi di Bojonegoro. “Jadi stunting itu banyak sebabnya, tidak hanya dari kemiskinan, tapi dari pendidikan, dari peran ibu yang tidak tahu tentang kesehatan,” ujar Wahono.

Wahono juga memberikan apresiasi tinggi kepada kepengurusan Fatayat NU di bawah kepemimpinan Ifa Khoiria Ningrum yang telah mengabdi selama satu dekade. Capaian positif yang dirintis selama ini diharapkan terus dilanjutkan oleh kepengurusan baru, terutama dalam penguatan ekonomi keluarga berbasis komunitas dan edukasi terkait pernikahan dini. “Sehingga nantinya bisa mewujudkan keluarga yang lebih baik, anak-anak yang lebih sehat,” katanya.

Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi yang solid antara Fatayat NU dan pemerintah daerah demi memperluas dampak organisasi di tengah masyarakat. “Yang sangat penting, siapapun ketuanya bagi kami selaku pimpinan (daerah) tidak masalah, yang penting nyuwun sewu harus kondusif, harus kompak, harus utuh, mampu bekerja sama dengan pemerintah untuk memperbesar Fatayat ke depan,” tegas Wahono.

Menutup sambutannya, Wahono menyampaikan harapan besar agar Konfercab XI Fatayat NU Kabupaten Bojonegoro melahirkan kepemimpinan yang visioner, produktif, dan semakin memberdayakan perempuan Bojonegoro menuju masa depan yang lebih cerah.

“Selamat berkonfercab, semoga Konfercab hari ini bisa berjalan lancar, bisa berjalan sukses, mampu memberikan kontribusi kepemimpinan ke depan yang lebih baik, lebih produktif, lebih mampu memberdayakan perempuan,” tutup Wahono penuh semangat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.