Haji 2025 Tak Luput dari Kendala Teknis, Wakil Menteri Haji Arab Saudi Puji Peran Strategis Indonesia

oleh -738 Dilihat
WAMENHAJ
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Arab Saudi Abdul Fattah Mashat (kiri) berkunjung ke kantor PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Sabtu (28/6). (Foto Kemenag)

KabarBaik.co- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Arab Saudi Abdul Fattah Mashat melakukan kunjungan bersejarah ke kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah, Sabtu (28/6). Kunjungan ini menjadi momen penting karena merupakan kali pertama seorang pejabat tinggi di Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi hadir langsung di pusat operasional haji Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenhaj menyampaikan apresiasi tinggi atas peran dan kinerja PPIH Arab Saudi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

Didampingi Asisten Deputi Bidang Operasional Haji Dr Eyad Rahbini dan Koordinator serta Supervisor Kantor Urusan Haji Dr Badr al-Sulami, kunjungan Wamenhaj itu disambut hangat oleh Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi, Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Daker Makkah Ali Mahzumi, serta jajaran kepala bidang dan sektor hotel jemaah haji Indonesia.

Dalam sambutannya, Abdul Fattah Mashat menyampaikan rasa syukur dan memberikan ucapan selamat kepada jemaah haji Indonesia yang telah berhasil menuntaskan seluruh rangkaian ibadah dalam kondisi aman dan nyaman. Ia juga mengungkapkan penghargaan kepada Raja Salman bin Abdul Aziz dan Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman atas kepemimpinan yang berperan besar dalam peningkatan kualitas layanan haji tahun ini.

Meski penyelenggaraan haji 2025 tidak luput dari sejumlah catatan teknis, Wamenhaj menilai hal tersebut wajar mengingat besarnya jumlah jemaah Indonesia. Namun, dia menegaskan, kendala teknis tersebut tidak sampai mengganggu jalannya ibadah secara keseluruhan dan dapat ditangani dengan baik berkat koordinasi erat antara semua pihak terkait.

“Catatan tersebut bukan krisis, semua berhasil dimitigasi dan diantisipasi. Pemulangan jemaah pun berjalan lancar, tanpa kekacauan. Ini hasil dari koordinasi yang terjaga terus-menerus,” ujarnya dilansir dari laman Kemenag RI.

Selain aspek teknis, Wamenhaj juga menyoroti pentingnya perhatian pada kesehatan jemaah. Terutama dalam hal kemampuan (istitha‘ah) kesehatan serta pengurangan jumlah jemaah wafat. Dia menekankan perlunya langkah-langkah strategis sejak awal. Mulai dari penyaringan hingga pendampingan kesehatan sebelum keberangkatan. Dengan demikian, kualitas ibadah dan keselamatan jemaah tetap terjaga.

Wamenhaj juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama erat antara misi haji Indonesia dengan Kementerian Haji Arab Saudi, yang menurutnya telah berjalan sangat baik dan strategis. Dia pun berharap kemitraan ini terus diperkuat demi peningkatan layanan kepada tamu-tamu Allah di masa mendatang.

Sejalan dengan Wamenhaj, Dr. Eyad Rahbini juga menyampaikan apresiasi terhadap sistem koordinasi terpadu yang telah diterapkan. Terutama dalam menangani tantangan teknis akibat keragaman syarikah dalam satu kloter. Menurut dia, sistem “operation room” yang melibatkan Kementerian Haji, delapan syarikah, dan PPIH Arab Saudi menjadi kunci sukses operasional haji tahun ini.

Hal senada disampaikan Dr Badr al-Sulami. Dia menyebut, kehadiran langsung Wamenhaj ini sebagai bentuk perhatian serius terhadap layanan haji, khususnya bagi jemaah Indonesia. Dia juga mengungkapkan bahwa Kementerian Haji telah mulai membentuk kelompok kerja (Pokja) lintas sektor yang akan segera membahas kebijakan dan timeline teknis untuk penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, sebagai bentuk kesiapan dini.

Sementara itu, Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam menyelenggarakan ibadah haji dengan aman dan nyaman. Dia menegaskan, kesuksesan haji tahun ini tak lepas dari sinergisitas dan komunikasi yang erat antara dua negara.

“Indonesia merasa bangga menjadi bagian dari sukses besar ini. Kontribusi hampir 16 persen dari total jemaah haji luar negeri adalah bentuk nyata dari kepercayaan dan kerja sama yang harus terus dijaga,” tandasnya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.