Hasil BWF World Championships 2026: Alwi Farhan Tumbang, Indonesia Tinggal Sisakan Amri/Nita

oleh -390 Dilihat
ALWI FARHAN KALAH
Alwi Farhan (PBSI)

KabarBaik.co, India — Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari BWF World Championships 2026 semakin menipis. Setelah dua pasangan ganda putri dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tersingkir di perempat final, Jumat (21/8) malam, langkah Alwi Farhan juga terhenti di tangan pemain Taiwan, Chou Tien Chen.

Indonesia kini hanya menyisakan satu wakil, yakni pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, yang secara mengejutkan berhasil menembus semifinal.

Alwi yang sempat membawa modal kemenangan atas Chou harus mengakui pengalaman pemain unggulan keenam tersebut. Dalam pertandingan perempat final, Chou menang dua gim langsung 21-15, 21-15, sekaligus membalas kekalahan dari Alwi pada pertemuan sebelumnya.

Pertandingan sebenarnya diawali cukup menjanjikan bagi Alwi. Tunggal putra Indonesia itu sempat unggul 10-8 pada gim pertama. Namun, Chou menunjukkan ketenangan dan pengalaman dalam mengelola momentum. Perlahan pemain Taiwan tersebut membalikkan keadaan, memperlebar jarak hingga 20-15, sebelum menutup gim pertama 21-15.

Memasuki gim kedua, Alwi kembali harus mengejar setelah tertinggal 0-4. Ia sempat bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Pertandingan kemudian berlangsung ketat dengan variasi serangan dan permainan net dari kedua pemain. Skor bahkan kembali imbang 10-10 sebelum Chou unggul tipis 11-10 saat interval.

Selepas interval, Chou semakin mampu mengontrol permainan. Beberapa pengembalian Alwi yang melebar serta sejumlah challenge yang tidak membuahkan hasil membuat pemain Indonesia tersebut kesulitan mengejar. Chou mempertahankan keunggulan dari 15-12 hingga 17-13 dan akhirnya menyelesaikan pertandingan 21-15.

Kekalahan itu terasa cukup menyesakkan bagi Alwi karena ia sebelumnya sudah memiliki pengalaman mengalahkan Chou. Pada All England 2026, Alwi menang dua gim langsung 21-13, 21-19. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan dramatis dari Chou pada Australian Open 2025, ketika Alwi sempat memiliki match point tetapi akhirnya menyerah 21-13, 21-23, 16-21.

Namun, pengalaman Chou di panggung besar kembali menjadi pembeda di New Delhi. Pemain Taiwan itu mampu meredam kebangkitan Alwi dan memastikan tempat di semifinal.

Tersingkirnya Alwi melengkapi hari yang berat bagi kontingen Indonesia. Sebelumnya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang datang sebagai unggulan kedua juga secara mengejutkan tersingkir setelah kalah dari pasangan Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 19-21, 17-21.

Padahal, Fajar/Fikri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua gelar beruntun di Japan Open dan China Open. Mereka bahkan dua kali mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dalam rangkaian dua turnamen tersebut.

Dari sektor ganda putri, dua wakil Indonesia juga gagal melanjutkan langkah. Yakni, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Dalam laga di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, Jumat (21/8) siang WIB, Ana/Trias yang berstatus unggulan ke-13 harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 11-21, 11-21.

Sementara itu, Rachel/Febi yang menjadi unggulan ke-12 juga gagal memberikan kejutan. Mereka ditundukkan pasangan China unggulan kedelapan, Li Yi Jing/Luo Xu Min, dengan skor 13-21, 14-21.

Dengan demikian, dari lima wakil Merah Putih yang tampil di perempat final, hanya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang mampu melanjutkan perjuangan hingga semifinal, setelah membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dua gim langsung, 21-18, 21-15.

Perjalanan Amri/Nita sekaligus menjadi kejutan terbesar Indonesia di Kejuaraan Dunia tahun ini. Ketika sejumlah nama yang lebih diunggulkan satu per satu berguguran, pasangan tersebut justru mampu menjaga momentum dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di perebutan gelar.

Kini, beban harapan Indonesia praktis berada di pundak Amri/Nita. Mereka menjadi tumpuan terakhir Merah Putih untuk menjaga peluang membawa pulang gelar dari New Delhi sekaligus menghindarkan Indonesia dari hasil tanpa gelar di Kejuaraan Dunia BWF 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.