Kajian Ahli soal Tanah Gerak di Pasuruan Telah Rampung, Ini Hasilnya

oleh -489 Dilihat

KabarBaik.co – Ahli geologi telah menemukan titik terang penyebab terjadinya tanah gerak yang ada di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Penelitian tersebut dipimpin langsung oleh Prof Indrasurya B. Mochtar, seorang guru besar di Departemen Teknik Sipil ITS Surabaya.

Indrasurya menyatakan, pergerakan tanah tersebut dipicu air permukaan yang meresap ke dalam tanah. Kondisi tersebut menyebabkan retakan yang semakin melebar dan membahayakan, serta kemiringan lereng yang curam dan tingginya curah hujan.

“Penyebab sudah mulai diketahui dari lereng yang curam serta curah hujan yang tinggi masuk kepada celah tanah, sehingga retakan semakin lebar,” kata Indrasurya, Senin (3/2). Sebagai upaya pencegahan, Indrasurya menyarankan agar aliran air hujan harus dibuat lancar agar tidak terjebak dan mempercepat pergerakan tanah.

“Untuk mengurangi air hujannya harus lancar, jangan sampai airnya buntu dan masuk ke dalam tanah. Apabila ada tanda-tanda harus cepat lari ke bawah,” jelas dia.

Sebelumnya, sebanyak 176 jiwa dari 47 rumah warga Dusun Sempu, Desa Cowek, Purwodadi, Pasuruan, retak akibat tanah gerak. 16 di antaranya rusak parah. Fenomena tanah gerak ini mulai dirasakan warga sejak Selasa (28/1) dan masih terus berlanjut hingga Kamis (30/1). (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.