KabarBaik.co – Warga Dusun Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang tergeletak di tepi Pantai Pandanan, Minggu (18/1) pagi.
Korban ditemukan dalam kondisi hanya mengenakan pakaian dalam, sehingga menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Lombok Utara Iptu I Komang Wilandra, mengatakan jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Maimun Supriadi sekitar pukul 09.25 WITA.
“Saksi melihat sesosok tubuh manusia dari jarak kurang lebih 10 meter saat melintas di sekitar proyek jalan Malaka Hill menuju Pantai Pandanan,” ujar Komang saat dikonfirmasi di lokasi.
Merasa curiga, saksi kemudian melaporkan temuannya kepada Kepala Dusun Pandanan. Aparat desa bersama personel kepolisian segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi tersebut.
Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi serta melakukan olah TKP awal. Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah pakaian dalam (BH) dan satu cincin yang diduga berkaitan dengan korban.
“Untuk memperdalam penyelidikan, kami juga melakukan penyisiran di sekitar pantai dengan melibatkan tim K9 Direktorat Samapta Polda NTB, guna mencari kemungkinan adanya barang bukti tambahan,” jelas Komang.
Selain itu, penyidik telah memintai keterangan dari sejumlah saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan jenazah dan aparat desa setempat.
Sementara itu, proses evakuasi jenazah dilakukan oleh personel Kapal Polisi XXI-2015 Direktorat Polairud Polda NTB. Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol Boyke Fredrik Salmon Samola mengatakan, personelnya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah mendapat informasi, personel kami segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi jenazah. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menegaskan, penanganan perkara sepenuhnya diserahkan kepada Polres Lombok Utara. “Kami dari Polairud membantu pada proses evakuasi, sementara penyelidikan dilakukan oleh Polres Lombok Utara,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban serta penyebab kematiannya masih belum diketahui. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan rencana autopsi dari RS Bhayangkara Mataram untuk mengungkap penyebab kematian korban.(*)







