Hendak Mundur dari Perguruan Silat, Anak Kades di Banyuwangi Malah Dikeroyok 4 Senior

oleh -182 Dilihat
memar
Kondisi tubuh korban penuh luka usai dikeroyok seniornya di perguruan silat.

KabarBaik.co – Anak Kepala Desa Jelun, Kecamatan Licin, Banyuwangi bernama Ageng Maulana Mursyd babak belur usai dihajar 4 orang pemuda. Empat orang itu diketahui merupakan senior di salah satu perguruan silat yang diikuti Ageng.

Akibat kekerasan yang diterimanya, remaja beusia, 18 tahun itu mengalami luka serius di bagian kepala, rusuk serta lengan. Kasus ini pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kades Jelun, Nasrudin Sarkowi bercerita kasus itu terjadi pada Minggu (23/2) lalu. Anaknya dihajar 4 pemuda secara bergiliran. Akibatnya anaknya saat itu terkapar lemas dengan beberapa luka di bagian tubuh.

“Kasus ini sudah kami laporkan ke pihak kepolisan. Sudah masuk tahap BAP,” kata Nasrudin, Selasa (25/12).

Nasrudin menyebut pengeroyokan itu dipicu perkara Ageng berniat mengundurkan diri sebagai salah satu siswa perguruan silat. Ageng ingin berhenti karena ingin fokus sekolah, sebab sebentar lagi akan menghadapi ujian akhir.

Setelah menyampaikan niatnya itu, Ageng justru mendapat ancaman serius dari seniornya. Tepat pada saat mengembalikan atribut ia kemudian dihajar oleh 4 pemuda yang merupakan seniornya di perguruan silat.

“Anak saya di hajar 4 orang. Dia terkapar dengan luka-luka di bagian kepala rusuk serta bagian tubuh lainnya. Saat ini kondisinya masih lemas,” tegasnya.

Ia saat ini memasrahkan kasus ini ke pihak kepolisian. Ia berharap para pelaku pengeroyokan itu mendapat hukuman yang setimpal.

“Kami pasrahkan prosesnya ke kepolisian. Kami berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal. Kami ingin proses hukumnya tetap berlanjut,” tegasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.