KabarBaik.co, Bojonegoro – Upaya menghindari tabrakan justru berujung kecelakaan. Sebuah truk milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terperosok ke dalam parit di jalur nasional Bojonegoro–Babat, Jumat (3/4). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski arus lalu lintas sempat tersendat.
Insiden tersebut terjadi di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, sekitar pukul 06.00 WIB. Truk berwarna putih dengan nomor polisi B 9398 XNZ itu dikemudikan Sumarno (48), warga Kabupaten Batang, yang tengah dalam perjalanan dari Bojonegoro menuju Baureno, dengan tujuan akhir Jombang.
Kapolsek Baureno, AKP Sholeh, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah sepeda motor tiba-tiba menyalip dari sisi kiri truk. Aksi tersebut membuat sopir terkejut dan secara refleks membanting setir ke arah kanan.
“Sopir kaget karena ada motor menyalip dari kiri, lalu banting setir ke kanan hingga kendaraan masuk selokan,” jelasnya.
Manuver mendadak itu menyebabkan truk kehilangan kendali, oleng, dan akhirnya terperosok ke parit di pinggir jalan. Posisi kendaraan sempat miring dan menarik perhatian warga serta pengguna jalan yang melintas.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada badan truk dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta. Selain itu, proses evakuasi juga berdampak pada kelancaran lalu lintas. Banyaknya pengendara yang melambat untuk melihat kejadian membuat arus kendaraan sempat mengalami kemacetan.
Evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama aparat TNI dan kepolisian menggunakan peralatan sederhana seperti tiang besi dan katrol manual. Setelah beberapa waktu, truk berhasil diangkat dari parit dan arus lalu lintas kembali normal. (*)







