HKTI Dukung Langkah Kementan Jaga Stok Beras Nasional

oleh -53 Dilihat
7b352cdd e0e0 48a8 b7c6 a5306b8892cc
Dewan Pakar Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI), Entang Sastraatmaja. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Dewan Pakar Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) Entang Sastraatmaja, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengelola stok beras nasional, khususnya pada momentum panen raya dan capaian swasembada.

Entang menilai, berbagai kebijakan yang telah berjalan efektif dan berdampak positif sepanjang tahun 2025 ini perlu dipertahankan dan diperkuat guna menjamin keberlanjutan ketahanan pangan nasional. Terlebih, pemerintah dinilai cukup berhasil dalam memastikan ketersediaan beras tetap aman sekaligus menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Salah satu langkah penting yang diapresiasi adalah upaya peningkatan kapasitas dan optimalisasi pengelolaan gudang guna mengantisipasi lonjakan serapan beras saat panen raya,” ujar Entang, Rabu, 14 Januari 2026.

Entang mengatakan, kementan dibawah pimpinan Andi Amran Sulaiman sejak awal telah menetapkan target yang terukur dalam meningkatkan produksi beras nasional. Amran bahkan telah menggerakan potensi luas tambah tanam melakui perangkat dibawahnya.

“Langkah ini sangat strategis karena produksi merupakan bagian dari visi besar Bapak Presiden Prabowo. Saya kira pak Amran mampu mengimplementasikannya,” tambahnya.

Selain itu, Entang juga mengapresiasi optimalisasi penyerapan gabah dan beras yang dilakukan Bulog melalui sinergi langsung dengan petani, Kelompok Tani (Poktan), dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Menurutnya, pola ini mampu memastikan hasil panen petani terserap secara maksimal dengan harga yang layak.

Tak kalah penting, penguatan ekosistem pengadaan terintegrasi melalui pembentukan tim jemput gabah dinilai sebagai terobosan efektif. Skema pembelian langsung dari petani dan Poktan dinilai mampu meningkatkan efisiensi penyerapan sekaligus memangkas rantai distribusi yang merugikan petani.

“HKTI memandang sinergi Kementan dan Bulog ini sebagai bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani, sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional,” tegas Entang.

Di sisi hilir, Entang juga mendukung penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan target 18,3 juta KPM. Program ini dinilai mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga perputaran stok beras pemerintah agar tetap segar dan layak konsumsi.

Dengan implementasi berbagai langkah tersebut, Entang berharap persoalan penumpukan beras di gudang Bulog dapat teratasi secara sistematis. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga mutu beras di gudang Bulog agar benar-benar terpelihara sebagai cadangan pangan pemerintah yang aman dan layak dikonsumsi.

“HKTI mendukung penuh Kementan dan Bulog dalam menjaga ketersediaan, kualitas, dan keberlanjutan stok beras nasional demi ketahanan pangan Indonesia,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.