KabarBaik.co – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), tingkat hunian vila, guest house, dan homestay di Kota Batu menunjukkan tren peningkatan signifikan. Sejak pertengahan Desember, pemesanan kamar oleh wisatawan mulai ramai seiring rencana liburan akhir tahun di kota wisata tersebut.
Ketua Indonesia Homestay Association (IHSA) Kota Batu, Natalina, menyatakan adanya lonjakan pemesanan hunia menjelang Nataru. Ia menyebut, banyak pengelola vila, guest house, dan homestay melaporkan tingginya minat wisatawan untuk menginap selama periode Nataru.
“Saya mendapatkan laporan dari teman-teman vila, sudah banyak booking diterima untuk Nataru. Bahkan, ada juga yang sudah penuh dipesan,” ujar Natalina, Sabtu (13/12).
Menurutnya, rata-rata tingkat pemesanan hunian wisata di Kota Batu saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat hingga mendekati hari raya Natal dan pergantian tahun. “Semoga sisa waktu beberapa minggu ini bisa sampai di angka 100 persen,” ujarya.
Natalina juga menanggapi kekhawatiran terkait cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Kota Batu. Ia memastikan kondisi cuaca yang didominasi hujan tidak berdampak signifikan terhadap minat wisatawan untuk menginap. “Saya juga sedikit heran awalnya, ternyata cuaca yang sering hujan ini tidak mempengaruhi minat wisatawan untuk menginap di Kota Batu,” ungkapnya.
Ia menilai salah satu alasan wisatawan tetap memilih vila atau homestay adalah karena fasilitas yang memungkinkan aktivitas dan hiburan tetap dapat dinikmati bersama keluarga maupun teman, meski cuaca kurang bersahabat.
“Kalau pendapat saya, banyak wisatawan tetap menyewa vila, karena untuk hiburan tetap bisa dinikmati bersama teman maupun keluarga di dalam vila,” tegas Natalina. Dengan tren positif ini, pelaku usaha akomodasi di Kota Batu optimistis sektor pariwisata akan kembali bergeliat selama libur panjang Nataru. (*)









