IFBEX 2025 Jadi Motor Penggerak Wirausaha Nasional, Perkuat Ekonomi Jawa Timur

oleh -298 Dilihat
Ajang ini menghadirkan lebih dari 100 brand nasional dan internasional, serta diharapkan mampu memperkuat ekosistem wirausaha

KabarBaik.co – Pameran International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2025 resmi dibuka di Surabaya Convention Center, Jumat (28/11). Ajang yang digelar hingga 30 November 2025 ini menghadirkan lebih dari 100 brand nasional dan internasional, serta diharapkan mampu memperkuat ekosistem wirausaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

IFBEX menjadi momentum penting untuk meningkatkan jumlah wirausaha Indonesia yang saat ini masih berada pada angka 3,1 persen. Pemerintah menargetkan indeks kewirausahaan nasional dapat ditingkatkan hingga minimal 10 persen agar Indonesia mampu bersaing sebagai negara maju.

Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Septo Soepriyatno, menegaskan bahwa pameran waralaba seperti IFBEX berperan besar dalam mendorong lahirnya pengusaha baru. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, swasta, perguruan tinggi, dan pelaku usaha harus diperkuat agar pertumbuhan sektor ini semakin cepat.

“Kami berharap pameran waralaba mampu meningkatkan kewirausahaan di Indonesia. IFBEX 2025 menjadi pemicu pertumbuhan pengusaha dalam negeri,” ujarnya saat membuka IFBEX 2025.

Septo menyampaikan apresiasi karena untuk pertama kalinya IFBEX hadir di Jawa Timur—provinsi yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Dengan daya beli masyarakat yang kuat, Jawa Timur dinilai menjadi lokasi strategis untuk mempertemukan peluang bisnis dan calon investor.

Namun ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memilih peluang usaha. Dua aspek penting menurutnya harus menjadi perhatian utama: legalitas dan kelogisan bisnis.

“Pastikan legalitas usaha jelas, termasuk keberadaan STPW jika mengaku sebagai waralaba. Jangan mudah percaya dengan janji balik modal tiga sampai lima bulan. Teliti dulu apakah proyeksi tersebut logis,” tegasnya.

Ketua Umum Himpunan Kemitraan dan Peluang Usaha Indonesia (HIKPI) sekaligus CEO Deka Consulting, Djoko Kurniawan, menyebut IFBEX sebagai pameran franchise besar keempat berskala nasional. Menurutnya, minat masyarakat terhadap bisnis waralaba terus meningkat karena dianggap sebagai model bisnis yang lebih terarah dan cepat dijalankan.

Ia mengingatkan bahwa tidak semua brand yang tampil sudah layak diwaralabakan. Panitia hanya mempertemukan pemilik brand dan calon mitra, sementara keputusan akhir sepenuhnya berada pada pengunjung.

Djoko mengajak masyarakat untuk memperhatikan logo “Waralaba Terdaftar” dari Kementerian Perdagangan sebagai tanda resmi. Ia juga menyoroti keberagaman usaha di IFBEX, mulai dari F&B, edukasi, permainan, material PVC, hingga produk berbasis teknologi.

Di sisi lain, Djoko menilai kerja sama antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia bisnis sangat penting untuk memperkuat brand lokal. HIKPI yang memiliki lebih dari 3.000 anggota terus memberikan edukasi gratis kepada UMKM agar lebih siap memasuki dunia franchise.

Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menilai penyelenggaraan IFBEX di Jawa Timur sangat tepat karena wilayah ini memiliki populasi besar—lebih dari 40 juta jiwa—dengan daya beli yang terus meningkat. Franchise dinilai menjadi pilihan menarik bagi wirausaha pemula karena sistem bisnisnya sudah terukur dan memiliki SOP jelas. “Literasi bisnis harus ditingkatkan agar calon pengusaha tidak terjebak skema usaha yang tidak kredibel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, Aftabuddin Rijaluzzaman, menilai kehadiran Pertamina sebagai mitra strategis memperkuat ekosistem bisnis. Platform digital yang disediakan Pertamina memungkinkan calon pengusaha memilih lokasi usaha di SPBU serta bernegosiasi langsung dengan pengelola.

Menurutnya, pola kolaborasi ini telah dimanfaatkan oleh brand besar seperti Apotek Kimia Farma, Indomaret, dan Coffee Kenangan. “SPBU memiliki traffic stabil sehingga menjadi lokasi yang potensial untuk usaha. Ini akan mempercepat tumbuhnya wirausaha baru di Jawa Timur,” jelasnya.

CEO PT Myevent Promosindo Asia selaku penyelenggara, Karen Wiraraharja, menuturkan IFBEX tidak hanya menjadi ajang promosi tetapi juga ruang edukasi bagi pelaku bisnis. Berbagai kegiatan pendukung dihadirkan, mulai dari workshop, kompetisi mahasiswa, sesi konsultasi bisnis, hingga doorprize bagi pengunjung.

IFBEX 2025 menghadirkan 113 booth dan menargetkan 35.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan. Sebagai sponsor utama, Bank BRI memberikan fasilitas cicilan 0 persen dan pinjaman instan untuk pembelian bisnis di lokasi pameran.

“Kami berharap IFBEX memberi hasil terbaik bagi seluruh brand dan menjadi salah satu pameran franchise terbaik di Indonesia,” ujarnya menutup.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.