KabarBaik.co, Jakarta – Dinamika pasar modal Indonesia memasuki babak penting. Di tengah tekanan pasar yang masih berlanjut dan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang signifikan dalam beberapa hari terakhir, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengunduran diri tersebut disampaikan pada Jumat (30/1) sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal nasional yang mengalami gejolak. Dalam keterangan resmi yang diterima, manajemen BEI menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan keputusan pribadi Iman Rachman, yang diambil dengan mempertimbangkan situasi pasar dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia selama beberapa waktu terakhir, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyampaikan pengunduran diri,” demikian pernyataan manajemen BEI.
Manajemen BEI menegaskan, seluruh proses pengunduran diri akan dijalankan sesuai dengan dokumen tata kelola perusahaan serta ketentuan dan peraturan yang berlaku. Selanjutnya, BEI akan memastikan kesinambungan operasional bursa tetap berjalan normal, tertib, dan teratur demi menjaga kepercayaan investor serta stabilitas pasar.
Pengunduran diri ini terjadi di tengah tekanan pasar yang cukup dalam. Dalam beberapa hari terakhir, IHSG tercatat mengalami penurunan hingga sekitar 8 persen, mencerminkan meningkatnya volatilitas dan kekhawatiran pelaku pasar.
Kondisi tersebut bahkan mendorong BEI untuk memberlakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama 30 menit, sebagai langkah perlindungan pasar (circuit breaker) guna meredam kepanikan dan menjaga perdagangan tetap berlangsung secara teratur.
Langkah trading halt merupakan mekanisme yang lazim diterapkan bursa ketika terjadi penurunan tajam indeks dalam waktu singkat. Tujuannya untuk memberi ruang bagi pelaku pasar melakukan penilaian ulang secara rasional, sekaligus menjaga stabilitas sistem perdagangan.
Meski menghadapi tekanan, BEI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi bursa secara profesional. Manajemen akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait guna memastikan transisi kepemimpinan berlangsung sesuai ketentuan, tanpa mengganggu aktivitas perdagangan maupun layanan kepada investor.
Pengunduran diri Direktur Utama BEI ini menjadi sorotan pelaku pasar, sekaligus menandai fase penting dalam upaya menjaga kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia. Di tengah tantangan global dan domestik, stabilitas, transparansi, serta tata kelola yang baik tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga daya tahan pasar.
BEI pun mengajak seluruh pelaku pasar untuk tetap tenang, mencermati fundamental, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi, sembari memastikan bahwa bursa akan terus hadir sebagai penyelenggara perdagangan efek yang adil, teratur, dan efisien.






