Indonesia Luncurkan AI Center of Excellence, Dorong Kedaulatan dan Inklusi Teknologi

oleh -287 Dilihat
IMG 20250711 WA0021
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah dan tiga perusahaan teknologi global, yakni Indosat Ooredoo Hutchison, Cisco, dan NVIDIA.

KabarBaik.co – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) resmi meluncurkan AI Center of Excellence, sebuah ekosistem nasional untuk memperkuat daya saing Indonesia di bidang kecerdasan artifisial (AI). Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah dan tiga perusahaan teknologi global, yakni Indosat Ooredoo Hutchison, Cisco, dan NVIDIA.

Didukung oleh teknologi komputasi mutakhir dari NVIDIA, infrastruktur keamanan cerdas dari Cisco, dan jaringan digital Indosat yang luas, pusat AI ini hadir untuk mempercepat pertumbuhan inovasi berbasis AI yang inklusif dan berdaulat. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang tangguh serta membuka akses AI bagi seluruh masyarakat Indonesia, dari kota hingga pelosok desa.

Peluncuran ini ditandai dengan penguatan enam pilar utama pengembangan AI nasional, yaitu AI Sandbox untuk mendorong penerapan AI pada sektor-sektor prioritas, pelatihan dan sertifikasi AI bagi puluhan ribu talenta digital, akselerator bagi perusahaan rintisan lokal, enterprise hub untuk pengembangan solusi bersama pelaku industri, platform pengembangan Large Language Model berskala nasional, serta forum think-tank untuk merumuskan kebijakan AI yang etis dan bertanggung jawab.

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyatakan bahwa AI Center of Excellence merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi untuk membangun kedaulatan digital nasional.

“Kami ingin Indonesia tak sekadar menjadi pasar teknologi, tetapi rumah bagi penciptaan dan inovasi yang menjawab kebutuhan bangsa,” ujarnya, Jumat (11/7).

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya soal penerapan teknologi, tetapi juga memastikan pemerataan akses dan peluang.

“Kami ingin masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi pengguna AI, tapi juga kreator dan inovator,” katanya.

Sementara itu, Chair dan CEO Cisco, Chuck Robbins, menekankan pentingnya infrastruktur yang aman dan SDM yang mumpuni dalam transformasi digital berbasis AI.

“Dukungan Cisco dalam pusat ini merupakan kelanjutan kemitraan kami selama lebih dari dua dekade dengan Indonesia,” tuturnya.

AI Center of Excellence dibangun dengan empat pendekatan strategis, pertama, Infrastruktur AI Berdaulat. Pusat ini menjadi infrastruktur AI nasional pertama yang berskala besar, dengan performa tinggi dan mendukung kemandirian teknologi. Indosat, melalui anak usahanya Lintasarta, menjadi yang pertama di Asia Tenggara mengadopsi NVIDIA GB200 NVL72, teknologi terbaru untuk mendukung generative AI dan high performance computing (HPC).

Kedua, Keamanan Digital Terpadu. Cisco menghadirkan Sovereign Security Operations Center (SOC) Cloud Platform, yang dilengkapi teknologi Splunk dan solusi Managed Security Services. Fasilitas ini mengintegrasikan deteksi ancaman berbasis AI dan sistem perlindungan data untuk menjaga keamanan aset digital nasional sesuai regulasi.

Ketiga, Akses AI untuk Semua. Dengan jaringan Indosat, pusat AI ini ditargetkan menjangkau ratusan juta masyarakat Indonesia pada 2027. Inisiatif ini bertujuan mendemokratisasi AI tanpa batas geografis, sehingga manfaat teknologi bisa dirasakan baik di kota maupun di desa.

Keempat, Pengembangan Talenta Digital. Targetnya, satu juta warga akan dibekali kemampuan digital dalam bidang jaringan, keamanan, dan AI. NVIDIA akan mendukung pengembangan riset dan pelatihan melalui Deep Learning Institute, serta program Inception untuk startup. Cisco turut menyediakan pelatihan melalui Cisco Networking Academy dengan target melatih 500.000 orang Indonesia hingga 2030.

Senior Vice President Telecom NVIDIA, Ronnie Vasishta, menyatakan bahwa keberhasilan transformasi AI sangat bergantung pada keterbukaan akses dan penguatan ekosistem.

“Kami tidak hanya membawa teknologi, tapi juga membangun pondasi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Peluncuran AI Center of Excellence menandai langkah strategis Indonesia dalam membangun ekosistem AI yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor, Indonesia menatap masa depan digital dengan optimisme, berlandaskan inovasi lokal dan semangat kedaulatan teknologi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.