Indosat, Nokia, dan NVIDIA Dirikan AI-RAN Research Center di Surabaya, Perkuat Ekosistem Kecerdasan Buatan Indonesia

oleh -262 Dilihat
IMG 20251112 WA0016
Fokus riset akan mencakup optimalisasi performa jaringan, efisiensi energi, dan skalabilitas sistem melalui pemrosesan sinyal radio berbasis AI/ML.

KabarBaik.co – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Nokia dan NVIDIA resmi meluncurkan AI-RAN Research Center di Surabaya. Pusat riset ini menjadi yang pertama di Asia yang berfokus pada pengembangan jaringan nirkabel berbasis kecerdasan buatan (AI-native wireless networks), serta membangun ekosistem aplikasi edge AI di Indonesia.

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari kemitraan strategis yang diumumkan pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona. Kolaborasi tersebut menggabungkan teknologi Radio Access Network (RAN) dari Nokia, platform komputasi akselerasi dari NVIDIA, dan jaringan komersial Indosat yang luas untuk menghadirkan integrasi AI di jaringan telekomunikasi Indonesia.

Mengusung tema AI oleh orang Indonesia, untuk Indonesia, pusat riset ini menjadi ruang kolaborasi terbuka bagi para insinyur, peneliti, dan talenta digital untuk bereksperimen dan mengembangkan solusi berbasis AI. Keberadaannya juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pionir pengembangan jaringan berbasis AI di kawasan Asia, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam membangun kedaulatan digital nasional dan mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

AI-RAN Research Center terhubung langsung dengan Sovereign AI Factory milik Indosat yang juga didukung NVIDIA. Kolaborasi ini memungkinkan integrasi komputasi terdistribusi yang membawa kemampuan AI lebih dekat kepada pengguna, meningkatkan pengalaman digital, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Fokus riset akan mencakup optimalisasi performa jaringan, efisiensi energi, dan skalabilitas sistem melalui pemrosesan sinyal radio berbasis AI/ML. Teknologi ini menggunakan NVIDIA Aerial RAN Computer 1 (ARC-1) dan mempersiapkan tahap menuju implementasi komersial AI-RAN dengan NVIDIA ARC-Pro serta perangkat lunak Nokia CUDA-accelerated anyRAN.

Indosat, Nokia, dan NVIDIA juga akan membangun “AI Grid”, fondasi infrastruktur yang memungkinkan penerapan AI dari pusat data hingga jaringan 5G di seluruh Indonesia. AI Grid ini akan memperkuat konektivitas dan memberdayakan masyarakat di berbagai sektor—mulai dari pendidikan, pertanian, hingga kesehatan—dengan menghadirkan solusi AI yang praktis dan berdampak langsung bagi kehidupan sehari-hari.

Selain menjadi tonggak teknologi, pusat riset ini juga menjadi investasi strategis dalam pengembangan talenta digital nasional. Melalui program pembelajaran praktis, pendampingan, dan riset bersama, AI-RAN Research Center akan mencetak generasi baru spesialis AI dan telekomunikasi Indonesia yang berdaya saing global.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nezar Patria menyambut baik inisiatif ini.

“Peresmian AI-RAN Research Center menjadi langkah nyata memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra global seperti Indosat, Nokia, dan NVIDIA menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi AI,” ujarnya, Rabu (12/11).

Sementara itu, Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa pusat riset ini adalah simbol komitmen Indosat untuk memberdayakan Indonesia.

“Ketika konektivitas berpadu dengan komputasi, lahirlah kecerdasan yang hadir langsung di jaringan. Dari tutor personal berbasis AI di daerah terpencil hingga pertanian presisi berbasis drone—semuanya menunjukkan bagaimana AI membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ronnie Vasishta, Senior Vice President of Telecom NVIDIA, menambahkan bahwa AI Grid akan menjadi peluang besar bagi industri telekomunikasi untuk menghadirkan kecerdasan dalam skala nasional.

“Infrastruktur AI-RAN ini menandai dimulainya era baru inovasi berbasis AI bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia,” tuturnya.

Sedangkan Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia, menyebut langkah ini sebagai tonggak penting menuju masa depan jaringan AI-native.

“Dengan menggabungkan keunggulan teknologi dari Nokia, NVIDIA, dan Indosat, kami membangun fondasi kuat bagi masa depan digital Indonesia,” ujarnya.

Kehadiran AI-RAN Research Center di Surabaya menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas industri dapat mempercepat transformasi digital nasional. Lebih dari sekadar pusat riset, fasilitas ini merupakan simbol tekad Indonesia untuk melangkah dari pengguna teknologi menjadi pencipta inovasi, menuju masa depan digital yang cerdas dan inklusif.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.