Ini Cara Kejari Batu Perkuat Penyelidikan Dugaan Korupsi RSUD Karsa Husada

oleh -196 Dilihat
Kepala Kejari Batu, Abdy Sasongko. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu memastikan bahwa penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Amarilis RSUD Karsa Husada Kota Batu terus berjalan secara intensif dan berlapis. Penegasan itu disampaikan langsung oleh Kepala Kejari Batu, Abdy Sasongko.

Abdy menegaskan bahwa pihaknya melibatkan saksi dari pusat sebagai langkah strategis untuk memperkuat alat bukti. “Kami tidak hanya melibatkan saksi ahli dan saksi internal. Saksi pusat juga kami hadirkan untuk memperdalam sekaligus menguatkan konstruksi perkara dugaan korupsi ada atau tidaknya peristiwa pidana itu harus jelas,” tegas Abdy, Rabu (10/12).

Ia menekankan bahwa Kejari Batu sangat berhati-hati dalam menangani perkara ini. Kompleksitas kegiatan pembangunan dan besarnya atensi publik membuat penyidik harus mengurai setiap detail dengan cermat. “Saksi pusat sudah kami undang secara resmi. Tinggal menunggu jadwal mereka hadir. Banyak subkegiatan dalam proyek ini, jadi tidak bisa fokus pada satu item saja. Semuanya kami lihat satu per satu,” ujarnya.

Sejauh ini penyidik telah memeriksa 12 saksi dari unsur swasta maupun internal rumah sakit. Namun Abdy memastikan pemeriksaan tidak berhenti pada level daerah saja. “Selain 12 saksi tersebut, saksi pusat dan saksi ahli akan memperkuat dugaan yang sedang kami dalami. Banyak alat bukti sudah kami kumpulkan, dan semuanya kami pastikan valid,” ungkapnya.

Abdy juga menekankan bahwa peningkatan status perkara baru dilakukan apabila seluruh unsur terpenuhi. “Kalau sudah memenuhi alat bukti, baru kami naikkan ke penyidikan. Tidak boleh salah, tidak boleh macam-macam. Ini atensi pimpinan, jadi kami pastikan semuanya sesuai prosedur,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa Kejari Batu tidak tinggal diam dan terus bergerak menuntaskan perkara ini secara progresif. “Pasti ada progres. Kami tidak akan diam,” tandasnya. Menurutnya, saat ini perkara masih berada pada tahap penyelidikan. Jika seluruh alat bukti telah lengkap, status perkara akan segera dinaikkan ke tahap penyidikan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.