KabarBaik.co – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mengawal percepatan pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia. Salah satunya dengan mengkonsolidasikan sekaligus mengevaluasi tugas Project Management Officer (PMO) Kopdes/Kel Merah Putih.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, menegaskan perlunya memperkuat keselarasan langkah PMO di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mengawal Kopdes/Kel Merah Putih. Konsolidasi ini untuk meneguhkan peran PMO dalam pengelolaan Kopdes/Kel secara tertib, terarah dan akuntabel.
Menkop mengaku menerima laporan dari sejumlah PMO terkait perkembangan pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih di wilayahnya masing-masing. Laporan tersebut terutama menyangkut ketersediaan lahan dan progres pembangunan fisik Kopdes/Kel. Dia meminta seluruh PMO untuk menjalin koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak.
”Dengan kepala daerah, Pangdam, kepala dinas, PT Agrinas, sehingga jika ada kendala dapat segera diselesaikan sehingga membantu percepatan pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih. Saya berharap pada Januari jumlah pembangunan gudang dan gerai dapat lebih signifikan,” kata Ferry Juliantono dalam rilis resmi Kemenkop baru-baru ini.
Ferry menyadari mengelola 83.128 Kopdes/Kel Merah Putih didukung oleh 1.104 PMO yang tersebar di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari keterbatasan waktu, luas dan kompleksitas wilayah, hingga dinamika koordinasi lintas sektor dan tingginya ekspektasi masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh PMO baik di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten kota atas komitmennya selama tahun 2025. Ini merupakan fondasi penting keberhasilan Kopdes/Kel Merah Putih,” kata Menkop.
Sampai saat ini, capaian pembangunan fisik Kopdes yang sangat signifikan terlaksana di Jawa Timur. Menurut Wawan, PMO Jawa Timur, capaian pembangunan sudah menjangkau 3.762 titik dan pengerjaannya mencapai 44 persen. (*)







