KabarBaik.co – Polres Pasuruan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kecelakaan tunggal di tol Surabaya-Malang KM 75-76 yang melibatkan bus dinas Brimob Watukosek. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia pada Sabtu lalu (1/2).
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengatakan, setelah dilakukan olah TKP, saat ini pihak Satlantas Polres Pasuruan sedang melakukan ramp chek. Tujuannya untuk mengetahui akibat kejadian kecelakaan yang mengangkut siswa SMAN 1 Porong itu.
“Kemarin sudah dilakukan olah TKP. Saat ini sedang dilakukan ramp chek guna mengetahui apa penyebab terjadinya kecelakaan sehingga menelan dua korban jiwa,” ungkap Joko, Senin (3/2).
Joko mengatakan, pihak kepolisian juga masih belum melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sebab, beberapa saksi masih sedang dalam perawatan di rumah sakit. “Saksi masih dirawat di rumah sakit. Jadi sampai saat ini kami masih belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih fokus di kendaraannya,” jelas Joko.
Seperti diberitakan sebelumnya, insiden kecelakaan tunggal itu menelan dua korban jiwa, yakni sopir bus dan salah satu penumpang. Dalam kejadian tersebut, bus dinas Brimob mengangkut 31 siswa dan dua orang guru. Kecelakaan terjadi setelah bus menabrak duadril chevron pada pukul 11.38 WIB Sabtu lalu. (*)







