Innalillahi, Korban Pantai Kertojayan Ditemukan Meninggal Dunia di Pantai Mirit

oleh -83 Dilihat
2705 Naskah Peristiwa Cilacap Musibah Pantai Tewas
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban terseret ombak sejak empat hari lalu yang ditemukan meninggal. (istimewa)

KabarBaik.co – Empat hari pencarian korban yang terseret ombak di Pantai Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah telah berakhir. Korban yang diketahui Kham Setianto (24) ditemukan meninggal dunia, Senin (27/5).

Korban asal Desa Ketug RT 01 RW 01, Kecamatan Butuh, Purworejo ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 6 kilometer dari lokasi kejadian.

Koordinator tim SAR gabungan Fajar Wajdi menjelaskan jika pukul 06.00 WIB pihaknya mendapat informasi dari warga yang sedang beraktivitas menyebutkan ada jenazah di sekitar pesisir Pantai Mirit Petikusan, Kebumen.

Benar, korban ditemukan meninggal dunia pada jarak 6 km ke arah barat, kemudian dibawa ke RS Palang Biru, Kebumen, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, korban sedang mandi di laut bersama 4 rekannya di Pantai Kertojayan, Purworejo, Jumat (24/5) lalu. Namun nahas, korban terbawa arus ombak dan tenggelam.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih,” ungkap Fajar.

Dalam upaya pencarian korban turut melibatkan Basarnas Cilacap, Pos AL Purworejo, Polsek Grabag, Koramil Grabag, BPBD Purworejo, PMB Rescue, Pemdes, Ubaloka, SAR Tunas Kelapa, KRI Yogyakarta, SAR Sigap Lintas Batas, SAR MTA, SAR Purworejo, keluarga korban, dan masyarakat sekitar.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Estanto Prima Yuniarto
Editor: Dian Kurniawan


No More Posts Available.

No more pages to load.