KabarBaik.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trenggalek secara resmi memberikan rekomendasi kepada pasangan petahana Ipin-Syah sebagai Bakal Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek untuk Pilkada 2024. Pasangan ini memperoleh rekomendasi B1-KWK, yang merupakan rekomendasi ketujuh dari partai politik yang ada di Kabupaten Trenggalek.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi, menyatakan bahwa keputusan ini didasarkan pada tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Ipin-Syah. Ia optimistis pasangan ini akan terpilih kembali.
“Kami yakin dengan dukungan koalisi yang ada, apalagi hasil survei internal menunjukkan elektabilitas Mas Ipin-Syah mencapai 60 persen,” ujar Doding pada Sabtu (24/8).
Survei dari partai politik lain juga menunjukkan hasil positif dengan angka elektabilitas di atas 50 persen. Doding berharap ada penantang dalam Pilkada nanti untuk menjaga proses demokrasi yang sehat.
Namun, ia mengakui bahwa potensi penantang sangat kecil, terutama setelah KPU Trenggalek menyatakan pasangan calon perseorangan Cahyo Handriadi dan Suripto tidak memenuhi syarat.
Meskipun demikian, Doding menambahkan bahwa masih ada peluang untuk perubahan arah dukungan dengan mempertimbangkan dinamika politik yang ada. Saat ini, konsolidasi dengan partai-partai lain seperti Golkar, PKB, PAN, dan Nasdem terus berlanjut.
“Kami optimistis dukungan terhadap Ipin-Syah tidak akan berubah, mengingat sejak awal partai-partai politik tersebut ingin memastikan bupati dan wakil bupati terpilih dapat segera bekerja tanpa perlu penyesuaian yang lama,” imbuhnya.
Rekomendasi PDI Perjuangan ini merupakan yang ketujuh dari serangkaian rekomendasi yang telah diterima Ipin-Syah dari beberapa partai politik.
Berikut adalah partai-partai yang telah memberikan rekomendasi kepada pasangan petahana Ipin-Syah beserta jumlah kursi yang dimiliki. Partai Gerindra dengan 4 kursi, Partai Golkar dengan 5 kursi, Partai Hanura dengan 2 kursi, PKS dengan 6 kursi, PKB dengan 11 kursi, PAN dengan 1 kursi, dan terakhir PDIP dengan 13 kursi. Hingga saat ini, hanya Partai Demokrat yang belum menentukan sikap, meskipun partai ini memiliki 3 kursi di Bumi Menak Sopal.(*)






