KabarBaik.co, India- Kejuaraan Dunia atau BWF World Championships 2026, hari ini (19/8) memasuki babak 32 besar. Babak ini adalah fase sesungguhnya. Setelah melewati babak awal dengan hasil positif, wakil-wakil Merah Putih kini dihadapkan pada lawan yang lebih berat. Pertandingan yang semakin menentukan.
BWF World Championships 2026 berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, pada 17-23 Agustus. Berdasarkan jadwal resmi BWF, pertandingan Indonesia tersebar di empat lapangan (court).
Yang menarik, Indonesia memasuki fase ini dengan kedalaman skuad yang cukup menjanjikan. Namun, lolos ke 32 besar hanyalah satu tahap. Justru, mulai fase inilah kualitas, konsistensi, dan kemampuan menghadapi tekanan turnamen mayor akan benar-benar diuji.
Jojo Datang dengan Modal Penting
Salah satu sorotan ada pada Jonatan Christie. Tunggal putra (MS) unggulan ketiga itu mengawali kejuaraan dengan kemenangan meyakinkan atas Matthias Kicklitz dari Jerman, 21-15, 21-14. Kini tantangan berikutnya datang dari Malaysia, Jia Heng Teh.
Secara status dan pengalaman, Jojo–panggilan Jonatan–jelas lebih diunggulkan. Tetapi, Kejuaraan Dunia selalu memiliki karakter berbeda. Satu pertandingan buruk dapat mengubah seluruh peta perjalanan. Karena itu, Jojo tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman. Adaptasi terhadap kondisi lapangan juga akan menjadi faktor penting.
Dalam laga pertamanya, dia juga menilai kemampuan membaca kondisi lapangan menjadi salah satu kunci keberhasilannya. Jika mampu kembali tampil stabil, Jojo berpeluang menjadi salah satu motor utama Indonesia di sektor tunggal putra.
Debut Fajar/Fikri setelah Dua Gelar Beruntun
Sorotan lain bahkan lebih besar datang dari ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Pasangan ini memasuki Kejuaraan Dunia 2026 dengan momentum yang sangat menarik. Fajar/Fikri datang setelah mencatat performa impresif dan meraih dua gelar secara beruntun di Jepang dan China Open 2026. Nah, momentum inilah yang membuat ekspektasi terhadapnya meningkat tajam.
Di New Delhi, Fajar/Fikri juga berstatus unggulan kedua. Mereka mendapatkan bye pada babak pertama sehingga pertandingan melawan Eloi Adam/Leo Rossi dari Prancis akan menjadi penampilan perdana mereka di turnamen paling bergengsi ini.
Pasangan ganda putra tersebut menjadi salah satu duel paling menarik bagi Indonesia. Di satu sisi, Fajar/Fikri memiliki pengalaman, kecepatan permainan, dan momentum juara. Di sisi lain, keduanya harus mampu mengelola ekspektasi sebagai salah satu favorit utama juara.
Alwi Farhan dan Putri KW: Peluang untuk Lebih Jauh
Indonesia juga memiliki dua kartu penting di nomor tunggal lainnya. Yakni, Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani. Alwi memasuki babak 32 besar setelah mengalahkan Yoo Tae Bin dari Korea Selatan dua gim langsung, 21-17, 21-12. Dia kemudian dijadwalkan menghadapi Joakim Oldorff dari Finlandia.
Alwi memiliki modal besar sepanjang musim 2026. Sebelumnya, dia berhasil menjuarai Australian Open dan tampil sebagai salah satu pemain muda Indonesia yang perkembangannya cukup mencuri perhatian. Kini, tantangan Alwi adalah mengubah status sebagai pemain muda potensial menjadi penantang nyata di panggung dunia.
Sementara itu, Putri KW juga datang dengan target lebih tinggi. Dia merupakan peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia tahun lalu, dan berhasil melewati babak awal 2026 dengan kemenangan telak atas Mikaela Joy De Guzman dari Filipina. Putri akan menghadapi Petra Maixnerová dari Republik Ceko.
Dengan pengalaman medali dunia yang sudah dimiliki, Putri punya alasan untuk tidak sekadar mengejar kemenangan di babak 32 besar. Target realistisnya harus diarahkan lebih jauh.
Thalita Langsung Bertemu Ratu Badminton Dunia
Jika ada satu pertandingan yang paling berat bagi wakil Indonesia, laga Thalita Ramadhani Wiryawan melawan unggulan pertama An Se-young menjadi kandidat terkuat. Pebulutangkis asal Surabaya itu merupakan salah seorang wajah generasi baru Garuda. Dia masuk Pelatnas pada 2025 dan masih dalam kategori pemain muda yang sedang bertumbuh.
Sebaliknya, An datang sebagai kekuatan terbesar di tunggal putri dunia dan unggulan pertama turnamen. Karena itu, laga keduanya tidak semata-mata soal peluang menang-kalah. Bagi Thalita, pertandingan tersebut menjadi kesempatan mengukur seberapa jauh level permainannya saat berhadapan langsung dengan ratu badminton dunia.
Tekanan justru berada di pihak An. Bagi Thalita, tentu dapat bermain lebih lepas, sementara pemain Korea Selatan itu membawa status unggulan utama dan ekspektasi besar. Kalau Thalita mampu membuat duel berlangsung panjang dan memaksa An bermain di bawah tekanan, laga ini berpotensi menjadi salah satu kejutan menarik.
Sektor Ganda Jadi Ladang Peluang Besar Indonesia
Armada terbesar Indonesia di Kejuaraan Dunia kali ini tetap berada di sektor ganda. Selain Fajar/Fikri, ada Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di ganda putra. Keduanya juga mendapatkan bye dan baru memulai perjuangan pada babak 32 besar.
Sabar/Reza akan menghadapi Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai. Sementara Raymond/Nikolaus berjumpa dengan Junaidi Arif/Yap Roy King dari Malaysia.
Isyana/Nastine sendiri datang dengan modal kemenangan atas pasangan Skotlandia pada babak sebelumnya. Mereka menang 21-12, 21-18. Artinya, setidaknya dua pertandingan antarsesama wakil Indonesia akan menjadi “jaminan” bahwa Merah Putih masih memiliki wakil yang bertahan setelah pertandingan selesai.
Selain nama-nama yang sudah lebih dikenal, Indonesia juga membawa sejumlah pasangan yang bisa menjadi kejutan. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menghadapi Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan. Sementara Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata bertemu pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Bøje.
Ada pula Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran. Keberadaan pasangan-pasangan tersebut membuat kedalaman skuad Indonesia cukup menarik untuk diamati. Tidak semua harus dibebani target medali, tetapi kemenangan di satu atau dua pertandingan dapat mengubah peta persaingan sekaligus menjadi pengalaman penting bagi generasi berikutnya.
Momentum Kebangkitan Sejak 2019
Ada konteks lebih besar yang membuat perjalanan Indonesia di New Delhi layak diperhatikan. Indonesia kali terakhir meraih gelar juara dunia pada 2019 melalui Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Setelah itu, Merah Putih belum kembali berdiri di podium tertinggi Kejuaraan Dunia.
Kini, generasi berbeda datang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda. Jojo membawa pengalaman panjang di level elite. Fajar/Fikri menjadi wakil andalan yang memimpin sektor ganda putra. Alwi dan Putri membawa ambisi generasi baru. Adapun sejumlah pasangan muda berusaha membuktikan diri bahwa mereka layak menjadi bagian dari masa depan bulu tangkis Garuda.
Menariknya, Kejuaraan Dunia tahun ini juga berlangsung di India, satu negara yang sedang mengalami pertumbuhan besar dalam bulu tangkis dan memiliki dukungan penonton kuat. Atmosfer tersebut sudah terlihat ketika Ayush Shetty membuat kejutan besar dengan menyingkirkan juara bertahan sekaligus pemain nomor satu dunia Shi Yuqi pada babak pertama.
Berikut Jadwal Lengkap R32 — BWF World Championships 2026
Rabu, 19 Agustus 2026
Court 1
- 10.30 WIB — XD — Yuta Watanabe / Maya Taguchi (Jepang) vs Chan Yin Chak / Ng Tsz Yau (Hong Kong)
- 11.20 WIB — MS — Chou Tien Chen (Chinese Taipei) vs Giovanni Toti (Italia)
- 12.10 WIB — XD — Leong Iok Chong / Ng Weng Chi (Makau) vs Dhruv Kapila / Tanisha Crasto (India)
- 13.00 WIB — MD — Jiří Král / Ondřej Král (Republik Ceko) vs Lee Jhe-Huei / Yang Po-Hsuan (Chinese Taipei)
- 13.50 WIB — XD — Feng Yan Zhe / Huang Dong Ping (China) vs Jonathan Bing Tsan Lai / Crystal Lai (Hong Kong)
- 14.40 WIB — WD — Bengisu Ercetin / Nazlıcan İnci (Turki) vs Pearly Tan / Thinaah Muralitharan (Malaysia)
- 15.30 WIB — MS — Li Shi Feng (China) vs Leong Jun Hao (Malaysia)
- 16.20 WIB — WS — Wang Zhi Yi (China) vs Karupathevan Letshanaa (Malaysia)
- 17.10 WIB — WD — Luo Yi / Wang Ting Ge (China) vs Rui Hirokami / Sayaka Hobara (Jepang)
- 18.00 WIB — MS — Garret Tan (Amerika Serikat) vs Lakshya Sen (India)
- 18.50 WIB — MS — Ayush Shetty (India) vs Dumindu Abeywickrama (Sri Lanka)
- 19.40 WIB — WS — Pusarla V. Sindhu (India) vs Wen Yu Zhang (Amerika Serikat)
- 20.30 WIB — MD — Alexander Dunn / Adam Pringle (Skotlandia) vs Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty (India)
- 21.20 WIB — WS — Han Yue (China) vs Yvonne Li (Jerman)
- 22.10 WIB — WS — Ishika Jaiswal (India) vs Ratchanok Intanon (Thailand)
- 23.00 WIB — MS — Ng Ka Long Angus (Hong Kong) vs Kenta Nishimoto (Jepang)
Court 2
- 10.30 WIB — MS — Lee Cheuk Yiu (Hong Kong) vs Loh Kean Yew (Singapura)
- 11.20 WIB — MS — Jia Heng Teh (Malaysia) vs Jonatan Christie (Indonesia)
- 12.10 WIB — WD — Ong Xin Yee / Carmen Ting (Malaysia) vs Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto (Jepang)
- 13.00 WIB — MD — Eloi Adam / Leo Rossi (Prancis) vs Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia)
- 13.50 WIB — WD — Phattharin Aiamvareesisakul / Sarisa Janpeng (Thailand) vs Hsu Ya Ching / Sung Yu-Hsuan (Chinese Taipei)
- 14.40 WIB — WS — An Se Young (Korea Selatan) vs Thalita Ramadhani Wiryawan (Indonesia)
- 15.30 WIB — MS — Alwi Farhan (Indonesia) vs Joakim Oldorff (Finlandia)
- 16.20 WIB — XD — Kristoffer Kolding / Mette Werge (Denmark) vs Thom Gicquel / Delphine Delrue (Prancis)
- 17.10 WIB — XD — Mathias Christiansen / Alexandra Bøje (Denmark) vs Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata (Indonesia)
- 18.00 WIB — WS — Mia Blichfeldt (Denmark) vs Supanida Katethong (Thailand)
- 18.50 WIB — MS — Anders Antonsen (Denmark) vs Nhat Nguyen (Irlandia)
- 19.40 WIB — MD — Eng Keat Wesley Koh / Junsuke Kubo (Singapura/Jepang) vs Kim Astrup / Anders Skaarup Rasmussen (Denmark)
- 20.30 WIB — MD — Junaidi Arif / Yap Roy King (Indonesia/Malaysia) vs Raymond Indra / Nikolaus Joaquin (Indonesia)
- 21.20 WIB — WS — Wong Ling Ching (Malaysia) vs Akane Yamaguchi (Jepang)
- 22.10 WIB — WS — Line Christophersen (Denmark) vs Liang Ka Wing (Hong Kong)
- 23.00 WIB — WS — Putri Kusuma Wardani (Indonesia) vs Petra Maixnerová (Republik Ceko)
Court 3
- 10.40 WIB — XD — Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah (Indonesia) vs Emre Sonmez / Yasemen Bektas (Turki)
- 11.30 WIB — XD — Cheng Xing / Zhang Chi (China) vs Callum Hemming / Estelle van Leeuwen (Inggris)
- 12.20 WIB — XD — Bimo Prasetyo / Arlya Nabila Thesya Munggaran (Indonesia) vs Yuichi Shimogami / Sayaka Hobara (Jepang)
- 13.10 WIB — XD — Nicolas Franconville / Julie Franconville (Prancis) vs Jiang Zhen Bang / Wei Ya Xin (China)
- 14.00 WIB — XD — Ye Hong Wei / Nicole Gonzales Chan vs Rehan Naufal Kusharjanto / Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia)
- 14.50 WIB — MS — Rasmus Gemke (Denmark) vs Lin Chun-Yi (Chinese Taipei)
- 15.40 WIB — MD — Hariharan Amsakarunan / M.R. Arjun (India) vs Kang Min Hyuk / Ki Dong Ju (Korea Selatan)
- 15.40 WIB — WS — Unnati Hooda (India) vs Michelle Li (Kanada)
- 16.30 WIB — WD — Paulina Cybulska / Kornelia Marczak (Polandia) vs Li Yi Jing / Luo Xu Min (China)
- 17.20 WIB — WD — Yasemen Bektas / Sinem Yildiz (Turki) vs Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari (Indonesia)
- 18.10 WIB — MS — Kodai Naraoka (Jepang) vs Harry Huang (Inggris)
- 19.00 WIB — XD — Yang Po-Hsuan / Hu Ling Fang (Chinese Taipei) vs Samuel Jones / Lizzie Tolman (Inggris)
- 19.50 WIB — WS — Lin Hsiang Ti (Chinese Taipei) vs Nozomi Okuhara (Jepang)
- 20.40 WIB — MS — Toma Junior Popov (Prancis) vs Hein Htut (Myanmar)
- 21.30 WIB — WS — Shaunna Li (Kanada) vs Pornpawee Chochuwong (Thailand)
- 22.20 WIB — MS — Panitchaphon Teeratsakul (Thailand) vs Alex Lanier (Prancis)
Court 4
- 10.40 WIB — XD — Ruben Garcia / Lucia Rodriguez (Spanyol) vs Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paewsampran (Thailand)
- 11.30 WIB — XD — Andy Buijk / Meerte Loos (Belanda) vs Guo Xin Wa / Chen Fang Hui (China)
- 12.20 WIB — XD — Alexander Dunn / Julie Macpherson (Skotlandia) vs Pakkapon Teeratsakul / Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
- 13.10 WIB — XD — Goh Soon Huat / Lai Shevon Jemie (Singapura/Malaysia) vs Chen Zhi Yi / Francesca Corbett (China)
- 14.00 WIB — MS — Mark Shelley Alcala (Filipina) vs Victor Lai (Hong Kong)
- 14.50 WIB — MS — Yushi Tanaka (Jepang) vs Ade Resky Dwicahyo (Azerbaijan)
- 15.40 WIB — WD — Isyana Syahira Meida / Rinjani Kwinnara Nastine (Indonesia) vs Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum (Indonesia)
- 15.40 WIB — MD — Hung Kuei Chun / Lui Chun Wai (Chinese Taipei/Hong Kong) vs Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia)
- 16.30 WIB — WD — Kaho Osawa / Mai Tanabe (Jepang) vs Baek Ha Na / Lee So Hee (Korea Selatan)
- 17.20 WIB — XD — Fabricio Farias / Jaqueline Lima (Brasil) vs Presley Smith / Jennie Gai (Amerika Serikat)
- 18.10 WIB — MD — Alex Green / Zach Russ (Inggris) vs Liang Wei Keng / Wang Chang (China)
- 19.00 WIB — WS — Yevheniia Kantemyr (Ukraina) vs Tomoka Miyazaki (Jepang)
- 19.50 WIB — MS — Daniil Dubovenko (Ukraina) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
- 20.40 WIB — WS — Kim Ga Eun (Korea Selatan) vs Vivien Sandorhazi (Hungaria)
- 21.30 WIB — WS — Vu Thi Trang (B) (Vietnam) vs Sim Yu Jin (Korea Selatan)
- 22.20 WIB — WS — Polina Buhrova (Ukraina) vs Chen Yu Fei (China)
Catatan: Waktu di atas adalah estimasi waktu mulai, bukan waktu pasti, karena mayoritas pertandingan berstatus Followed By. Artinya, pertandingan bisa maju/mundur bergantung durasi laga sebelumnya.








