KabarBaik.co – Kondisi Jalan Arum Dalu di Kelurahan Guyangan, Bagor, Nganjuk yang rusak parah berubah jadi kolam genangan. Akibatnya, sebuah truk tronton terguling.
Truk bermuatan pupuk kandang itu terguling setelah roda belakangnya terperosok ke lubang sedalam 45 cm yang terbenam di bawah genangan air pekat. Kejadian di jalan yang jadi terminal truk dan jalur alternatif Surabaya-Madiun ini terjadi pada Sabtu (24/1) pukul 01.00 WIB.
Truk dengan nomor polisi B 9666 TN yang dikemudikan oleh Sugeng, 57, warga Banyumas, sedang dalam perjalanan dari Banyuwangi menuju Wonosobo. Saat malam hari yang gelap, truk yang melaju dari timur ke barat itu sedianya berencana untuk menambal ban yang bocor.
Sugeng tidak bisa membedakan mana permukaan jalan yang rata dan mana lubang yang telah terisi air hingga membentuk kolam yang menyembunyikan bahaya.
“Genangan airnya begitu dalam, saya tidak bisa melihat kalau ada lobang di situ. Padahal saya hanya mau mampir tambal ban di sini karena ini tempat biasa para sopir istirahat,” ucap Sugeng.
Akibat tergulingnya truk raksasa tersebut, seluruh muatan pupuk kandang tumpah ke dalam kolam genangan dan jalan, membuat jalur lalu lintas terhalangi total.
Genangan air yang sudah ada semakin memburuk dengan campuran bahan yang tumpah. Sementara banyak pengguna jalan yang terpaksa beralih jalur di tengah kondisi jalan yang licin dan penuh genangan.
Sekitar pukul 12.00 WIB, truk baru dapat ditarik dengan mobil derek, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Wonosobo.
Kepala Dinas Perhubungan Nganjuk, Suharono, menyampaikan bahwa kerusakan jalan dan genangan air yang tak kunjung surut di lokasi tersebut sudah dilaporkan ke Dinas PUPR Provinsi karena jalan tersebut merupakan akses jalan Provinsi.
“Kita sudah laporkan ke dinas terkait,” kata Suharono.
Jalan Arum Dalu yang kerap jadi tempat berkumpulnya usaha tambal ban dan pengisian angin bagi para sopir truk kini semakin menjadi perhatian karena kondisi yang tidak layak. Bukan hanya rusak, tapi juga sering tergenang air sehingga berubah jadi kolam yang menyembunyikan bahaya tersembunyi bagi setiap pengguna jalan. (*)








