KabarBaik.co – Beberapa titik di Kabupaten Pasuruan hingga kini masih terendam banjir. Penyebabnya karena curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan meluapnya aliran anak Sungai Wrati yang berada di Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Banjir yang merendam Jalan Raya Surabaya-Pandaan yang merupakan jalur dari exit tol Gempol menuju arah Pandaan atau sebaliknya terjadi sejak pukul 03.00 Kamis pagi. Berbagai jenis kendaraan melaju pelan karena ketinggian air yang mencapai 30 sentimeter lebih bisa mengganggu mesin.
Samsudin, salah satu sopir truk menyampaikan bahwa hingga saat ini dia sudah satu jam mengantre untuk bisa melewati banjir. “Sudah satu jam sejak pagi, soalnya air tadi masih tinggi. Saya tidak berani melintas. Ini baru bisa dilewati, tapi harus pelan,” ucap Samsudin.
Hal serupa juga disampaikan Ahmad Ulum yang akan berangkat kerja. Dia mengaku harus berhati-hati agar sepeda motor yang dikendarainya tidak kemasukan air. Sebab, dia harus menempuh jarak lumayan jauh jika mencari rute lain ke tempat kerjanya.
“Harus hati-hati melewati banjir ini, soalnya kalau tidak bisa mogok sepeda motor saya,” kata Ulum. Menurutnya, baru kali ini jalan yang ada di Desa Legok terendam banjir akibat luapan sungai akibat hujan sepanjang malam. (*)







