KabarBaik.co, Jember – Menindaklanjuti arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait, Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan peninjauan lapangan guna memastikan stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman memimpin langsung tim gabungan untuk memantau sejumlah SPBU dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
Langkah proaktif ini melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pertamina, serta Hiswana Migas. Peninjauan menyasar empat titik strategis, yakni, SPBU Gebang, Ahmad Yani, Kaliwates dan SPBU Tawang Alun.
Berdasarkan hasil pemantauan, Pj. Sekda Akhmad Helmi Luqman menegaskan bahwa ketahanan stok BBM di Jember berada pada level yang sangat aman, bahkan melebihi estimasi konsumsi harian normal.
“Data dari Pertamina menunjukkan pasokan harian telah ditingkatkan. Hari ini saja, sebanyak 580 ton Pertalite dan lebih dari 300 ton Pertamax telah didistribusikan ke wilayah Jember. Angka ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas energi,” ujar Helmi, Sabtu (7/3).
Ia juga menekankan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi panic buying. Pemerintah menjamin ketersediaan bensin akan tetap terjaga, dan Pertamina siap menambah pasokan jika terjadi lonjakan kebutuhan di lapangan.
Selain memastikan stok, Pemkab Jember memberikan peringatan keras terhadap praktik ilegal yang merugikan publik. Bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH), pengawasan ketat akan dilakukan di berbagai titik strategis.
“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi pihak yang sengaja menimbun BBM demi keuntungan pribadi. Langkah preventif dan represif ini diambil demi kelancaran aktivitas ekonomi dan kesejahteraan seluruh warga Jember,” tegas Helmi. (*)






