Jatim Pagi Hari Cerah, Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Turun Siang–Sore

oleh -106 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 11 at 6.30.57 AM
Ilustrasi hujan

KabarBaik.co, Sidoarjo – BMKG Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Jatim pada Rabu (4/2) cerah hingga cerah berawan pada pagi hari. Kondisi ini terjadi di sebagian besar wilayah, sehingga aktivitas masyarakat pada pagi hari relatif tidak terganggu.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan mulai berubah. Hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Jombang, Lamongan, Mojokerto, Malang Raya, serta wilayah Madura.

BMKG juga mencatat adanya potensi hujan disertai petir secara lokal, terutama di wilayah perkotaan seperti Surabaya pada sore hingga malam hari. Sementara itu, daerah dataran tinggi seperti Kota Batu diprakirakan mengalami hujan sejak pagi hingga siang.

Pada malam hari, kondisi cuaca umumnya berawan, dengan beberapa wilayah dilaporkan mengalami udara kabur. Suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 17 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara relatif tinggi.

Angin umumnya bertiup dari arah Barat hingga Barat Daya dengan kecepatan antara 5 sampai 27 kilometer per jam. Kondisi ini mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 10 Februari mendatang. Cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun berada di wilayah rawan bencana. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.