Jelang Akhir Pemberangkatan Haji, Petugas Embarkasi Surabaya Sita Magic Com dan Rokok Berlebih Milik Jemaah

oleh -253 Dilihat
Bawaan haji
Salah satu temuan yang cukup menyita perhatian adalah adanya jemaah yang nekat membawa magic com mini di dalam koper menuju Tanah Suci.

KabarBaik.co, Surabaya – Menjelang berakhirnya proses pemberangkatan jemaah haji di Embarkasi Surabaya, petugas kembali menemukan berbagai barang bawaan yang melanggar aturan penerbangan maupun ketentuan ibadah haji.

Salah satu temuan yang cukup menyita perhatian adalah adanya jemaah yang nekat membawa magic com mini di dalam koper menuju Tanah Suci.

Selain alat masak tersebut, petugas juga menemukan rokok dalam jumlah melebihi batas ketentuan yang diperbolehkan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Asadul Anam, mengatakan dalam pemeriksaan terakhir petugas menemukan satu unit magic com kecil serta empat slop rokok milik jemaah.

Padahal, sesuai aturan penerbangan dan ketentuan perjalanan haji, setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa maksimal dua slop rokok.

“Ditemukan barang bawaan satu magic jar kecil. Ada juga empat slop rokok. Barang ini sudah dilarang, maka sudah menjadi komitmen kami tidak akan mengembalikannya,” ujar Anam, Kamis (21/5).

Ia menegaskan, seluruh barang bawaan yang melanggar aturan langsung disita dan tidak lagi dikembalikan kepada pemilik. Kebijakan tegas tersebut, kata dia, telah diterapkan selama dua tahun terakhir sebagai langkah untuk menekan pelanggaran barang bawaan jemaah.

Menurutnya, kebijakan itu cukup efektif karena jumlah pelanggaran pada musim haji tahun ini disebut mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah sekarang jauh lebih tertib. Kesadaran jemaah juga semakin meningkat,” katanya.

Selain magic com dan rokok berlebih, petugas juga menemukan alat pijat di dalam koper jemaah. Namun, berbeda dengan barang terlarang lainnya, alat pijat tersebut hanya diamankan sementara sebelum dikembalikan ke daerah asal jemaah.

Sementara untuk powerbank, petugas menyebut barang tersebut masih diperbolehkan dibawa dengan ketentuan tertentu atau dapat dititipkan sementara sesuai prosedur pemeriksaan keamanan penerbangan.

Di sisi lain, Embarkasi Surabaya juga menerima informasi adanya jemaah asal Jawa Timur yang dikabarkan sempat berhadapan dengan petugas di Arab Saudi karena membawa rokok dalam jumlah besar.

Namun demikian, Asadul Anam menegaskan pihaknya masih melakukan konfirmasi terkait informasi tersebut dan belum menerima pemberitahuan resmi dari otoritas Arab Saudi.

“Sampai saat ini kami masih mengonfirmasi kebenarannya. Kami mengharapkan ada surat pemberitahuan resmi dari sana, sehingga penanganan dapat dilakukan secara administrasi yang jelas,” tuturnya.

Ia menambahkan, selama belum ada informasi resmi, kabar tersebut masih dianggap sebagai peringatan bagi para jemaah agar lebih berhati-hati dan mematuhi seluruh aturan barang bawaan selama perjalanan ibadah haji.

Sementara itu, hingga kloter 101, sebanyak 83 persen jemaah haji asal Kota Surabaya telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Pada pemberangkatan terakhir tercatat terdapat 92 jemaah yang diberangkatkan. Meski demikian, sebanyak 39 jemaah asal Surabaya terpaksa menunda keberangkatan dan masuk dalam kuota pemberangkatan haji tahun 2027.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.