KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memperkuat kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 melalui inspeksi jalur menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) di wilayah Daop 9 Jember.
Inspeksi ini merupakan penutup rangkaian pemeriksaan yang telah dimulai sejak bulan lalu dari Stasiun Gambir dan berakhir di Surabaya.
Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI Rafli Yandra menegaskan, fokus utama adalah pengecekan jalur secara menyeluruh untuk memastikan perjalanan libur Natal berlangsung aman dan lancar.
KAI Daop 9 Jember telah menyiapkan kapasitas tambahan sekitar 140 hingga 145 kursi untuk periode Nataru.
“Realisasi penjualan sudah mencapai sekitar 45.000 kursi, begitu juga perkembangan okupansi saat ini,” ujar Rafli, Kamis (4/12).
Ia menambahkan, KAI juga menjalankan program stimulus pemerintah berupa diskon tiket hingga 30 persen yang berlaku untuk 10,5 juta kursi secara nasional.
“Sekitar 25 persen dari kuota diskon itu sudah terserap,” katanya.
Dalam inspeksi kali ini, KAI mengidentifikasi tiga titik rawan banjir di Jawa Timur: dua titik di Pasuruan dan satu titik di Banyuwangi.
Untuk memperkuat pelayanan dan keamanan, KAI menambah 41 personel yang bertugas untuk layanan, penjagaan, dan pemeriksaan dokumen penumpang selama masa angkutan Natal.
Sementara itu, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Bencana di Sumatra Utara menjadi alarm bagi kita untuk lebih waspada,” kata Tjahjono,
Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan bahwa intensitas hujan tinggi dapat mengganggu stabilitas jalur dan meningkatkan risiko longsor.
“Kami memastikan rekomendasi keselamatan sudah dijalankan sesuai aturan,” pungkas Soerjanto. (*)







