KabarBaik.co – Intensitas hujan yang tinggi melanda wilayah Kabupaten Jember pada hari ini, Rabu (28/1). Hujan lebat yang mengguyur sejak pukul 15.30 hingga 18.15 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah titik di kawasan kampus tergenang banjir cukup parah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa ruas jalan utama di area kampus terdampak signifikan, di antaranya Jalan Brantas, Jalan Jawa, Jalan Karimata, hingga Jalan Kaliurang. Kondisi paling mengkhawatirkan dilaporkan terjadi di depan kampus Universitas Terbuka (UT), di mana ketinggian air dikabarkan mencapai dada orang dewasa.
Dampak banjir juga menyasar lingkungan kampus Politeknik Negeri Jember (Polije). Derasnya arus air bahkan menyebabkan tembok pembatas kampus yang berbatasan dengan ruas jalan roboh. Tak hanya jalan protokol, banjir luapan ini juga kembali merendam pemukiman warga di Perumahan Gang Pentul dan daerah Kauman (Kopian).
Respons Tim Evakuasi
Ketua relawan Baret Rescue Jember David Handoko Seto mengatakan, saat ini timnya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan proses pembersihan.
“Tim sedang melaksanakan kegiatan asesmen. Kami juga mengirimkan mesin alkon untuk membantu menyedot genangan air di rumah-rumah warga,” ujar David.
Selain kawasan kampus, lanjut David, genangan air juga terpantau di sekitar ruas jalan Trunojoyo. Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami berharap masyarakat yang beraktivitas saat hujan deras melanda untuk segera menepi dan beristirahat sejenak guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.
Pemerintah dan tim relawan juga kembali mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran drainase agar tidak menyumbat aliran air di selokan yang menjadi pemicu banjir luapan. (*)






