Jember Teguhkan Komitmen Inklusi dalam Festival 2025

oleh -342 Dilihat
Kegiatan Festival Inklusi Jember 2025. (Ist)

KabarBaik.co – Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kabupaten Jember tahun ini menandai babak baru gerakan inklusi melalui gelaran Festival Inklusi Jember 2025 pada Selasa (9/12).

Mengusung tema Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas, festival ini mempertemukan sekitar 600 peserta dari berbagai komunitas disabilitas, menegaskan bahwa kesetaraan adalah komitmen yang diwujudkan melalui aksi nyata.

Festival ini menyajikan rangkaian kegiatan yang benar-benar inklusif, mulai dari Jalan Santai Inklusi hingga Pelayanan Publik Terpadu.

Setiap aktivitas menjadi simbol perluasan ruang agar seluruh warga Jember, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berdaya.

Bupati Jember, Gus Fawait, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kepemimpinannya berpegangan pada tanggung jawab moral untuk mewujudkan perubahan nyata.

“Hari ini bukan waktunya berdebat. Hari ini waktunya bekerja. Perubahan besar harus dimulai dari keberpihakan kepada kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas,” ujar Gus Fawait.

Ia membeberkan beberapa kebijakan yang berpihak kepada kelompok disabilitas dan warga rentan lainnya, termasuk pengalihan anggaran mobil dinas.

“Anggaran ini dialihkan untuk pembangunan rumah bagi warga tidak mampu dan memprioritaskan pembangunan Sekretariat National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Jember sebagai pusat pemberdayaan disabilitas,” katanya.

“Kami ingin memastikan bahwa kesehatan dan kehidupan mereka terjaga, karena mereka adalah bagian penting dari pembangunan Jember Baru, Jember Maju,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, menambahkan bahwa Jember memiliki landasan hukum yang kuat sebagai kota inklusi, yakni Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2016 tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Jember merupakan pemerintah daerah pertama di Indonesia yang memiliki Perda tersebut.

“Perda ini adalah landasan moral dan hukum untuk memperluas akses, memotong sekat-sekat pembatas, serta meningkatkan kolaborasi lintas-sektor,” jelas Helmi.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama komunitas dan sektor lainnya telah menyalurkan beragam bantuan, mulai dari alat bantu disabilitas (kursi roda, tongkat adaptif, hearing aid, kaki/tangan palsu) hingga dukungan kewirausahaan.

Festival Inklusi Jember 2025 menutup kegiatan dengan tekad besar untuk meneguhkan Jember sebagai kota inklusi, rumah yang ramah dan adil bagi seluruh warganya.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas disabilitas diharapkan menjadi energi kolektif untuk memastikan ruang tumbuh dan ruang berkarya bagi setiap individu semakin diperkuat tanpa batas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.