KabarBaik.co, Jombang – Jombang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemkab Jombang menerima penghargaan kinerja pengelolaan sampah dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) dalam acara di Gedung Balai Kartini, Jakarta.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima Bupati Jombang, Warsubi.
Jombang menjadi salah satu dari 35 kabupaten/kota di Indonesia yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
Berdasarkan hasil evaluasi sepanjang 2025, Jombang meraih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dengan nilai 65,47 dan menempati peringkat ke-16 terbaik nasional.
Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan, dukungan anggaran, ketersediaan sumber daya manusia, hingga infrastruktur pengelolaan sampah.
Dalam sertifikat penghargaan tertulis, “Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih”, Penghargaan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia untuk Kabupaten Jombang, yang ditandatangani Menteri LH.
Tak hanya sertifikat, Jombang juga mendapat tambahan reward berupa tiga unit motor roda tiga untuk mendukung operasional pengelolaan sampah di lapangan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono.
Bupati Warsubi menyebut capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat daerah, instansi, kader lingkungan, penggiat lingkungan, kader PKK, desa, kelurahan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pengelolaan sampah dari rumah tangga hingga di hilir TPA,” ujar Warsubi, dalam keterangannya Kamis (26/2).
Menurutnya, penghargaan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan sampah di daerah.
“Ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkolaborasi menyelesaikan permasalahan sampah. Mulai dari mengurangi, memilah, hingga mengolah sampah dari sumbernya, baik di rumah, sekolah, kantor, maupun lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (*)







