Judes Gaple Ikut Kejurcab Orado Surabaya, Arif Fathoni Ajak Jurnalis Hapus Stigma Negatif Domino

oleh -79 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 27 at 4.52.06 PM scaled
Ketua Orado Surabaya Rio Gahari bersama Pembina Orado Surabaya Arif Fathoni (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Pembina Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kota Surabaya Arif Fathoni mengapresiasi keikutsertaan Pokja Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) pada Kejurcab Orado Kota Surabaya yang digelar di Ciputra World, Minggu (29/3) pukul 10.00 WIB.

“Luar biasa teman-teman Judes ini. Banyak unit kegiatan olahraga yang dilakoni, mulai sepak bola, mini soccer, futsal, dan kali ini domino atau gaple. Ya, mudah-mudah di Kejurcab nanti bisa juara,” ujar Fathoni, Jumat (27/3).

Toni, sapaan Arif Fathoni, menuturkan profesi jurnalis adalah profesi dengan daya ingat tinggi, karena selama ini terbiasa mendengarkan paparan narasumber secara lisan kemudian diaktualisasikan dalam bentuk tulisan.
Ini, menurut dia, sesuai dengan DNA (Deoxyribonucleic Acid) olahraga domino yang membutuhkan daya ingat tinggi karena harus mengingat kartu yang sudah turun dan yang masih dipegang lawan.

“Domino ini juga melatih saraf untuk menganalisa kartu apa yang akan diturunkan oleh lawan. Ini sesuai dengan nafas jurnalis yang selalu mengambil analisa publik atau logika publik untuk disuarakan kepada para pengambil keputusan,” ungkap dia.

Untuk itu, Toni yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Golkar ini berharap Orado Kota Surabaya bisa berkolaborasi maksimal dengan para pekerja jurnalistik di Surabaya sehingga tujuan ‘memintarkan rakyat Indonesia’ sesuai dengan jargon Orado dapat terlaksana dengan baik dengan digelarnya Kejurcab yang diinisiasi oleh Orado.

“Ya mudah-mudahan ke depan dengan ekosistem kompetisi yang hidup kualitas atlet akan terasah sehingga mampu menghasilkan atlet yang membawa harum nama Kota Surabaya.

Selain itu, stigma negatif olahraga domino sebagai permainan non-olahraga bisa terhapus. Apalagi, Orado punya target jangka panjang bisa tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON),”beber dia.

Seperti diketahui, domino merupakan olahraga rakyat yang selama ini mungkin dapat stigma negatif karena dianggap judi. Dengan munculnya Orado yang akan memasyarakatkan olahraga tersebut, perlahan -lahan stigma negatif tersebut akan hilang karena akan menjadi olahraga prestasi dan bisa tampil di PON. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.