KabarBaik.co – Kantor Pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan Kabupaten Pasuruan sebagai pelopor terbaik untuk koordinasi terkait perlintasan di wilayah Jawa Timur. Hal itu menyusul upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api sebidang yang terus digencarkan.
Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) memberikan apresiasi kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Staf Ahli Utama Direktur Keselamatan PT Kereta Api Indonesia sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) SPKA, Edi Suryanto, menyampaikan apresiasinya dalam agenda audiensi yang digelar di ruang kerja bupati.
Secara simbolis penghargaan diberikan bersama Ketua Dewan Pengurus Daerah Serikat Pekerja Kereta Api (DPD SPK) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Ferry Eko Pramono. Turut hadir pula Ketua DPD SPKA Daop 8 Surabaya, Dian Alif Sugiarto, beserta jajaran yang juga menyerahkan miniatur Lokomotif cc 206 kepada bupati.
“Terima kasih Kabupaten Pasuruan telah menjadi contoh yang sangat baik untuk semua pimpinan daerah di seluruh Indonesia tentang keselamatan di perlintasan sebidang. Kehadiran kami, SPKA mewakili stakeholders PT KAI, memberikan reward dan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati,” tuturnya.
Menurut Edi, SPKA senantiasa mendukung keselamatan perjalanan kereta api di wilayah pintu perlintasan. Tentunya dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak terkait, baik dari sisi operator kereta api, pemerintah maupun masyarakat.
Merespon hal itu, Bupati mengucapkan rasa terima kasih kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero). Sekaligus melaporkan progres pembangunan perlintasan sebidang di wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Terima kasih apresiasinya PT KAI. Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk beberapa perlintasan kereta api yang masih belum ada palang pintunya. Dari segi pembangunan menjadi tanggungjawab Pemprov Jatim. Sedangkan operasionalnya menjadi tanggungjawab Pemkab Pasuruan,” ujarnya.
Dari komitmen pembangunan 60 perlintasan sebidang di Indonesia atau Jet Propulsion Laboratory (JPL) resmi beserta tenaganya yang ditargetkan, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Perhubungan terus mengoptimalkannya.
Hingga saat ini sedikitnya ada sekitar 30-an JPL yang sudah dibangun untuk keselamatan bersama, baik perjalanan kereta maupun kendaraan bermotor yang melewati sebidang jalur rel kereta api. Selebihnya akan direalisasikan secara bertahap.
“Saat ini Pemkab Pasuruan terdampak pengurangan dana APBD hingga 300 Milyar. Sehingga pembangunan perlintasan sebidang yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo mengimbuhkan beberapa poin penting, bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen merampungkan target 60 perlintasan kereta secara bersama-sama. “Jadi, kunjungan SPKA sebagai wujud terima kasih PT KAI kepada Pemkab Pasuruan yang sudah membangun palang pintu di perlintasan sebidang. Dari Kabupaten/Kota lainnya, kita termasuk yang paling bagus,” tutupnya. (*)






