KabarBaik.co – Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Wirawan Ahmad, mengawali masa tugasnya dengan pesan yang lugas. Ia menegaskan tidak ingin menjadi sumber persoalan di lingkungan kerja yang ia pimpin, baik secara etika maupun regulasi.
“Saya tidak ingin menjadi sumber masalah. Kalau ada yang tidak tepat secara etis atau aturan, silakan sampaikan. Kita perbaiki bersama,” tegas Wirawan Ahmad saat memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Dinas Koperasi UKM NTB, Senin (12/1).
Pernyataan tersebut disampaikan pada hari pertama Wirawan Ahmad berkantor usai dilantik pada 9 Januari 2025 menggantikan Ahmad Masyhuri. Pengarahan perdana digelar di Aula Bung Hatta Lantai 2 Diskop UKM NTB setelah apel pagi ditiadakan akibat cuaca hujan.
Di hadapan pejabat struktural, fungsional, dan seluruh staf, Wirawan menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta komunikasi terbuka sebagai fondasi kerja organisasi. Menurutnya, keberhasilan sebuah dinas tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi juga dari kepatuhan pada aturan dan etika pelayanan publik.
Ia mengakui bahwa Dinas Koperasi UKM NTB telah memiliki kinerja yang baik dan berjalan kondusif. Sejumlah capaian, termasuk percepatan pembentukan dan legalisasi koperasi, dinilai sebagai fondasi kuat untuk melanjutkan program ke depan.
“Yang sudah baik kita jaga, yang belum sempurna kita benahi bersama. Tidak boleh ada sekat antar bidang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wirawan Ahmad juga memaparkan arah kerja ke depan yang tetap sejalan dengan agenda strategis nasional. Fokus utama diarahkan pada percepatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), penataan dan kepastian legalitas aset koperasi, serta penetapan 50 koperasi sebagai pilot project yang disiapkan menjadi rujukan nasional.
Selain itu, ia menekankan penguatan peran PLUTB KUMKM sebagai lembaga inkubasi UMKM agar pendampingan usaha tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut hingga peningkatan daya saing dan keberlanjutan bisnis.
Pengarahan perdana tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh jajaran Diskop UKM NTB untuk menjaga semangat kolektif dalam pengabdian. Wirawan berharap keterbukaan dan kepercayaan internal dapat menjadi modal utama dalam mendukung visi pembangunan daerah menuju NTB makmur mendunia.(*)







