KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot)Blitar mulai menata agenda kegiatan daerah untuk tahun 2026 dengan merilis kalender event secara bertahap.
Langkah ini ditempuh seiring dengan penyesuaian anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi, meskipun sejumlah agenda unggulan tahunan dipastikan tetap digelar.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang kalender event dirilis lengkap sejak awal tahun, kali ini Pemkot Blitar memilih merilis agenda kegiatan per bulan. Jika tidak ada hambatan, akan ada 173 event dalam setahun.
Hal tersebut dilakukan karena perencanaan event masih dimatangkan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu, terutama terkait kesiapan anggaran.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kota Blitar Tri Iman Prasetyo, mengatakan koordinasi lintas OPD masih terus dilakukan untuk menyesuaikan skala dan pelaksanaan kegiatan.
“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan OPD pengampu event. Anggaran memang mengalami pengurangan cukup signifikan, sehingga perlu penyesuaian agar tetap bisa dilaksanakan,” ujarnya, Sabtu (31/1).
Meski demikian, Tri Iman memastikan event-event besar yang menjadi agenda rutin tahunan tetap masuk dalam kalender kegiatan 2026, meskipun dengan pengemasan yang lebih sederhana.
Menurutnya, pengaturan ritme dan prioritas menjadi kunci agar kegiatan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.
“Prinsipnya, kami tetap berupaya menjaga agar aktivitas ekonomi daerah terus bergerak. Event-event ini diharapkan tetap memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang kecil,” katanya.
Sejumlah agenda unggulan dipastikan tetap digelar, di antaranya Drama Kolosal Tentara PETA pada 14 Februari, rangkaian Hari Jadi Kota Blitar pada April, Bulan Bung Karno, Bazar Blitar Djadoel, hingga BEN Carnival. Selama ini, event-event tersebut tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Sementara itu, pada akhir Januari hingga Februari, Pemkot Blitar telah menyiapkan sejumlah kegiatan berskala lokal hingga regional. Agenda tersebut meliputi Sholawat Kebangsaan pada 30 Januari, Pagelaran Wayang Lincak dan Irama SAHE GIGS di Blitar Art Center pada 31 Januari, peringatan Tahun Baru Imlek, Drama Kolosal PETA, Road Race pada 15 Februari, pawai songsong Ramadan, hingga pasar takjil dan bazar Ramadan yang berlangsung selama bulan puasa.(*)







