Kanopi Pasar Ploso Ambruk, DPRD Jombang Soroti Kualitas Proyek Senilai Rp 3,9 Miliar

oleh -3 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 18 at 1.16.58 PM
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang Fraksi PDIP, Ama Siswanto (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang — Ambruknya kanopi bagian depan Pasar Ploso, Jombang memicu sorotan tajam dari DPRD Jombang. Bangunan yang belum genap tiga bulan pascarehabilitasi itu roboh pada Rabu (18/3) sekitar pukul 01.30 WIB.

Proyek revitalisasi Pasar Ploso diketahui menelan anggaran Rp 3,9 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Jatim tahun 2025. Insiden ini menimbulkan pertanyaan terkait kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang dari Fraksi PDI Perjuangan, Ama Siswanto, menilai peristiwa tersebut bukan sekadar musibah biasa.

“Yang dirugikan adalah masyarakat, terutama para pedagang Pasar Ploso. Beruntung tidak ada korban jiwa. Kalau sampai ada korban, kontraktor bisa dituntut pidana,” ujar Ama.

Menurut dia, runtuhnya kanopi sepanjang lebih dari 15 meter itu mengindikasikan adanya persoalan mendasar, mulai dari standar keselamatan konstruksi hingga akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Ama juga mempertanyakan kapasitas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang dalam menangani proyek pembangunan pasar.

“Kami rasa pemda harus mengevaluasi apakah Disdagrin masih bisa dipercaya untuk melaksanakan proyek yang sifatnya teknis. Lebih baik diserahkan ke dinas teknis yang lebih kompeten,” katanya.

Ia mencontohkan penataan Pasar Perak Jombang yang dinilai tidak memberikan dampak positif bagi pedagang setelah direhabilitasi.

“Bukan makin baik, justru makin sepi. Artinya tidak ada visi ke depan untuk memajukan pedagang,” tambahnya.

Ama mendesak agar penyebab runtuhnya kanopi diusut melalui investigasi teknis yang menyeluruh dan independen. Ia juga meminta aparat penegak hukum segera bertindak guna menghindari spekulasi di masyarakat.

Berdasarkan informasi di lapangan, kanopi di sisi depan pasar terlepas dari rangka penyangga dan jatuh ke lantai. Bagian yang runtuh bermula dari tengah, kemudian merembet ke sisi utara bangunan.

Sejumlah material dilaporkan mengenai kabel di sekitar lokasi. Dua sepeda motor yang terparkir turut tertimpa reruntuhan, namun hanya mengalami kerusakan ringan.

Beruntung, saat kejadian kondisi pasar masih relatif sepi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagrin Jombang Purwanto mengatakan pihaknya bersama inspektorat telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian.

“Secara teknis sudah kami koordinasikan dengan pelaksana. Hari ini dilakukan pembersihan dan perbaikan. Kami minta kejadian serupa tidak terulang,” ujar Purwanto.

Ia menegaskan, proyek revitalisasi Pasar Ploso masih dalam masa pemeliharaan sehingga tanggung jawab perbaikan berada di pihak kontraktor, yakni CV Panama asal Sampang.

Purwanto juga mengingatkan adanya potensi risiko pada bagian bangunan lain.

“Sebelah utara saja bisa ambruk tanpa angin atau hujan. Kami khawatir sisi selatan berpotensi sama, sehingga harus segera diperiksa dan diperkuat,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, atap kanopi teras sisi utara bangunan baru Pasar Ploso ambruk pada Rabu dini hari. Insiden tersebut menyebabkan dua sepeda motor tertimpa material bangunan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa ini kini menjadi perhatian publik. DPRD Jombang mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola proyek infrastruktur daerah agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak merugikan masyarakat, khususnya para pedagang pasar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.