KabarBaik.co – Peristiwa Kapolsek Prajurit Kulon Polres Mojokerto Kota, Kompol M yang ditemukan tewas diduga bunuh diri di dalam kamar rumahnya, Minggu (11/8), menuai sorotan banyak pihak. Tak terkecuali Pj Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro.
Pj Wali Kota Mojokerto menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Pihaknya turut kehilangan sosok pimpinan di kepolisian Kompol M yang terakhir bertugas di wilayah Prajurit Kulon.
“Saya selaku Pj Wali Kota Mojokerto menghaturkan rasa belasungkawa sangat mendalam kepada keluarga besar Polri, kita semua kehilangan sosok pimpinan kepolisian di Polsek Prajurit Kulon,” kata Mas Pj saat ditemui selesai kegiatan Refleksi Kemerdekaan dan Sosialisasi di Rumah Rakyat Sabha Kridatama, Senin (12/8).
Tragis! Kapolsek Prajurit Kulon Polres Mojokerto Kota Ditemukan Tewas Gantung Diri
Menurut Mas Pj, sapaan akrab PJ Wali Kota Mojokerto, berharap kejadian seperti ini kedepan tidak boleh terulang kembali. Karena memang kesehatan mental itu sangat penting dalam menjalani tugas sehari-hari siapapun dan apapun tugas tanggung jawabnya.
“Atas hal ini saya melihat perlunya ada ruang-ruang komunikasi dan diskusi kepada seluruh jajaran, apabila ada masalah jangan dipendam sendiri,” tegas Mas Pj.
Mas Pj memaparkan, ruang untuk menyampaikan harus ada secara kontinyu di setiap lembaga, berkomunikasi dengan teman sejawat ataupun dengan atasan saat ditemoat kerja dirasa sangat perlu sehingga beban masalah setelah disampaikan harapannya ada beberapa opsi rekomendasi dan solusi.
“Kita semua harus punya rasa empati dan simpati terhadap semua circle orang di sekitar kita apabila ada yang minta saran ataupun solusi, bantuan dukungan secara moril secara langsung itu jadi hal yang penting dalam segala permasalahan,” beber Mas Pj.
Mas Pj mengatakan dengan tegas bahwa kejadian ini harapannya bisa menjadi pelajaran buat kita semua agar kejadian seperti ini kedepan tidak sampai terulang kembali dengan kita berempati dan bersimpati terhadap siapapun di sekitar kita.
“Ingatlah bahwa Tuhan kita Allah SWT tidak pernah menciptakan masalah tanpa solusi, dan siapa tahu Allah menunjuk kita sebagai perantara atas solusi permasalahan orang di sekitar kita,” tandasnya. (*)