KabarBaik.co, Surabaya – Kasus kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan Ruly Yunis Setiawati mulai mengerucut. Terduga pelaku berinisial E diduga telah kabur atau melarikan diri ke wilayah Jateng.
Pengacara keluarga korban Risang Bima Wijaya membenarkan bahwa informasi mengenai pelarian tersebut sudah beredar di kalangan keluarga sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, muncul kabar spesifik bahwa pelaku menuju ke arah Solo.
“Kalau ngomong lari ke Jawa Tengah itu hari Jumat kami sudah dengar isu-isu begitu, pelaku lari ke Solo. Tapi enggak jelas informasinya,” ujar Risang kepada wartawan, Sabtu (4/7).
Di tengah pencarian tersebut, keluarga juga mengungkap jejak terakhir korban sebelum dinyatakan tewas. Menurut Risang, pada Kamis, 19 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, korban yang berusia 50 tahun itu sempat mengirimkan share location kepada anaknya.
Titik lokasi yang dikirimkan berada di depan pusat oleh-oleh atau toko buah Agro Wisata Dewi Sri, Pujon, Kabupaten Malang.
“Shareloc yang dikirimkan berada depan toko buah atau oleh-oleh Agro Wisata Dewi Sri Pujon,” katanya.
Keluarga menduga kuat bahwa pada saat berada di lokasi tersebut, korban tidak sendirian dan kemungkinan besar sedang bersama terduga pelaku. Namun, aktivitas apa yang dilakukan di sana hingga kini masih diselidiki.
“Setelah dari lokasi itu, enggak ada kontak. Baru besok malamnya pada hari Jumat ada kontak dengan keluarga, video call dengan adiknya,” ungkap Risang.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan sedang melakukan perburuan intensif. Ditreskrimum Polda Jatim turun tangan langsung membantu pengungkapan kasus ini.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan bahwa pihaknya telah membagi personel menjadi beberapa tim untuk melakukan pengejaran ke sejumlah daerah.
“Benar, kami back up penuh kasus itu. Sudah kami bagi anggota menjadi beberapa tim untuk melakukan pengejaran terduga pelaku di sejumlah kota,” tegasnya.
Meskipun tidak merinci secara detail wilayah sasaran, Arbaridi membenarkan bahwa salah satu tim dikerahkan ke arah barat, yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah.
“Iya arah barat. Nanti kita akan beritahu lagi kalau hasil ya,” pungkasnya. (*)






