KabarBaik.co – Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik akhirnya angkat suara menanggapi polemik dugaan permintaan rumah murah oleh oknum anggota DPRD Gresik, yang belakangan ini disebut hanya sebatas candaan dan kesalahpahaman.
Ketua BK DPRD Gresik Muhammad Ainul Yaqin, menegaskan komitmennya menegakkan aturan disiplin dan etika anggota. “Tentu jika ada aduan masyarakat, akan kami tindaklanjuti, kami akan bekerja sesuai aturan. Hari ini kita rapatkan,” ujarnya, Kamis (18/9).
Oknum DPRD Gresik Disebut Minta Rumah Murah Saat Sidak The Oso, Siapa Dia?
Menurut Ainul, persoalan rumah murah itu sejatinya sudah dibahas bersama pimpinan dewan dan pihak developer perumahan The Oso Kedamean. Ia menyebut hasil pertemuan menunjukkan bahwa perkara tersebut hanya sebatas candaan.
“Itu kan sebenarnya sudah klir, sudah ada hearing bersama pimpinan dan developer. Hasilnya kan hanya kesalahpahaman dan kapasitas bercanda,” terangnya.
Meski begitu, Ainul mengingatkan seluruh anggota dewan, termasuk dirinya, untuk menjaga integritas. “Itu termasuk saya. Ini sebuah pengingat, kita harus bisa menjaga disiplin, etik, dan kepercayaan publik,” tegasnyanya.
Disebut Minta Rumah Murah The Oso, Anggota DPRD Gresik: Sekadar Guyonan dan Tawar-Menawar
Sebelumnya, pada Selasa (16/9), DPRD Gresik telah menggelar rapat tindak lanjut sidak The Oso. Dalam rapat yang dihadiri pimpinan DPRD, Komisi II dan III, OPD, serta pihak the Oso itu disepakati antara Owner The Oso dan DPRD bahwa polemik soal oknum hanya sebatas kesalahpahaman.
Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, menegaskan “Permasalahan lain-lain yang beredar seperti hari ini soal oknum, ini adalah murni kesalahpahaman.” Hal serupa disampaikan Fatir, owner The Oso, yang menyebut perbincangan soal rumah hanyalah kesalahpahaman dan miskomunikasi.
Oknum Anggota DPRD Gresik Disebut Minta Rumah Murah Saat Sidak The Oso, Begini Kronologinya
Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi, menegaskan pembicaraannya soal dua unit rumah di The Oso hanya sebatas guyonan. “Itu kita guyon-guyon aja. Ada di media kemudian minta harga murah, akhirnya ramai. Apalagi bilang membackup, nggak ada seperti itu,” ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum The Oso, Debby Puspitasari, punya versi berbeda. Ia menceritakan bahwa dengan rumah murah tersebut ada backup penuh dan gak dibikin rame. “Itu yang disampaikan, saya berani sumpah demi allah saya ngomong ya. Beliau ngomong gitu. Hanya ada saya, pak sulis dan pak hamdi,” ceritanya.
Soroti Dugaan Anggota DPRD Gresik Minta Rumah Murah, Ada Rencana Demo 19 September
Kasus ini kini masuk dalam atensi BK DPRD Gresik yang berjanji akan memproses bila ada aduan resmi dari masyarakat. (*)







