Kawal Kasus Pengeroyokan Pelajar, Dinsos PPPA Jember Terjunkan Tim Psikolog dan Peksos

oleh -205 Dilihat
Tangkapan layar video penganiayaan. (Ist)
Tangkapan layar video penganiayaan. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember turun tangan menangani kasus dugaan pengeroyokan dan perundungan terhadap F, 15 tahun, seorang pelajar SMA di Kecamatan Jombang. Korban dilaporkan tidak hanya dianiaya, tetapi juga ditelanjangi oleh para pelaku.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember Sugeng Riyadi menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas dan Pekerja Sosial (Peksos) untuk mengawal kasus ini. Pendampingan diberikan baik kepada korban maupun para terduga pelaku, mengingat seluruh pihak yang terlibat masih di bawah umur.

“Petugas UPT PPPA dan Peksos terus mengawal proses di Polsek. Informasi sementara, para pelaku ternyata tidak berasal dari sekolah yang sama dengan korban,” ujar Sugeng, Kamis (2/4).

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, terdapat sekitar 10 terduga pelaku yang berasal dari berbagai sekolah berbeda, termasuk jenjang SMP dan SMA.

Kejadian itu diduga dipicu oleh ketersinggungan salah satu pelaku terhadap pesan suara (voice note) yang dikirim dari ponsel korban. Namun, pesan tersebut kabarnya dikirim oleh teman korban, bukan korban sendiri.

“Untuk F saat ini belum bisa kembali bersekolah. Meski luka fisik dilaporkan tidak terlalu parah (lebam di beberapa bagian), korban mengalami trauma psikologis yang cukup dalam,” katanya.

Dinsos PPPA tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jember dan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jember untuk penanganan status pendidikan para siswa yang terlibat.

Sugeng menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan kunjungan lanjutan pada Jumat esok untuk memastikan proses pendampingan berjalan maksimal.

“Kami berupaya memastikan bagaimana pendampingan yang tepat, baik bagi korban untuk pemulihan traumanya, maupun bagi para pelaku karena mereka masih berstatus anak-anak,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sejumlah anak yang terlibat. Dinsos PPPA berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini hingga tuntas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.