Keamanan Penumpang di Dalam Suroboyo Bus Diperketat Usai Kasus Dugaan Pelecehan

oleh -99 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 11 at 3.16.00 PM
Suroboyo Bus (istimewa)

KabarBaik.co – Kasus dugaan pelecehan seksual terjadi terhadap seorang siswi SMP di dalam armada Suroboyo Bus beberapa waktu lalu. Pemkot Surabaya bergerak cepat dengan memperkuat perlindungan penumpang transportasi publik. Dinas Perhubungan (Dishub) memperketat pengamanan khususnya pada perempuan dan anak.

Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Dishub Surabaya Eni Sugiharti Fajarsari menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak boleh terulang dan menjadi momentum pembenahan serius pada aspek pengawasan di dalam armada.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Pengawasan selama ini dilakukan oleh helper di dalam bus, namun dengan adanya kasus ini, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan penumpang di seluruh transportasi yang dikelola Dishub,” ujar Eni, MInggu (11/1).

Menurut Eni, transportasi publik harus menjadi ruang aman bagi seluruh warga. Oleh karena itu, Dishub akan meninjau kembali efektivitas pengawasan, respons petugas di lapangan, hingga potensi penguatan prosedur pengamanan di dalam bus.

Selama ini, Suroboyo Bus telah menerapkan sistem zonasi tempat duduk sebagai langkah pencegahan pelecehan, dengan kursi berwarna pink yang dikhususkan bagi penumpang perempuan dan kursi orange untuk penumpang umum. Namun, kasus ini menunjukkan bahwa upaya preventif tersebut masih memiliki celah.

“Pemisahan tempat duduk sudah kami terapkan. Tapi jelas ini menjadi bahan evaluasi, apakah mekanisme pengawasan di dalam bus sudah cukup kuat atau perlu ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Peristiwa ini memicu keprihatinan publik dan menjadi sorotan serius terhadap aspek keamanan transportasi umum di Surabaya. Dishub menegaskan bahwa selain evaluasi internal, pihaknya juga akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum serta mendorong peran aktif penumpang dan petugas untuk segera melapor jika terjadi tindakan mencurigakan di dalam armada.

“Transportasi publik bukan hanya soal mobilitas, tapi juga rasa aman. Kepercayaan masyarakat harus dijaga,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.