Kebakaran Hanguskan 6,5 Hektare Lahan Perhutani di Gunung Watangan Jember

oleh -112 Dilihat
Kondisi hutan Perhutani di Jember yang terbakar. (Foto: Ist)
Kondisi hutan Perhutani di Jember yang terbakar. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Watangan, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, sejak Sabtu (8/8) malam hingga Minggu (9/8) dini hari.

Lahan seluas kurang lebih 6,5 hektare milik Perhutani di Petak 3G1 hangus terbakar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Laporan peristiwa ini pertama kali diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember sekitar pukul 20.07 WIB melalui kanal pengaduan masyarakat Wadul Gus’e.

Kondisi vegetasi rumput yang kering disertai terpaan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan meluas di area Gunung Watangan.

“Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman secara manual untuk menahan perambatan api,” ujar Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, Minggu.

Pada pukul 21.30 WIB, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember tiba di lokasi dan langsung berkolaborasi dengan UPT Pemadam Kebakaran, Perhutani KPH Jember, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, Pemdes Lojejer, Destana, serta para relawan.

Proses pemadaman menghadapi kendala medan yang terjal. Petugas harus berjalan kaki karena akses kendaraan terhenti sekitar 4 kilometer dari titik api. Selain itu, sebaran titik api berada di beberapa lokasi yang sebagian di antaranya berada di atas tebing curam.

“Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Minggu pukul 01.15 WIB. Situasi di lokasi saat ini sudah aman dan terkendali,” ungkapnya.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Titik kebakaran terdekat berjarak sekitar 3 kilometer dari pemukiman warga dan terpisah oleh aliran Sungai Bedadung, sehingga tidak sampai mengancam rumah penduduk.

Pascakejadian, BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menghindari aktivitas pembakaran sampah maupun semak di dekat area kering.

Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan dan segera melapor kepada aparat terdekat jika melihat kemunculan titik api baru.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.