KabarBaik.co – Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Malang memastikan stok pangan strategis berada pada level aman, meski kebutuhan masyarakat diproyeksikan meningkat hingga 8,53 persen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, menyampaikan bahwa ketersediaan pangan masih mencukupi dan mampu bertahan hingga 1,4 bulan ke depan, berdasarkan hasil proyeksi terbaru.
“Ketersediaan pangan kita relatif aman. Namun penguatan cadangan pangan tetap harus dilakukan, terutama untuk komoditas musiman yang rentan terdampak cuaca ekstrem,” ujarnya, Minggu (14/12).
Mahila menjelaskan, kebutuhan pangan tahunan Kabupaten Malang cukup besar. Beberapa di antaranya meliputi:
– 188 ribu ton beras
– 1.416 ton cabai besar
– 6.777 ton cabai rawit
– 11.044 ton bawang merah
– 7.623 ton bawang putih
– 1.646 ton daging sapi
– 17.054 ton daging ayam
– 18.714 ton telur ayam
– 19.879 ton gula pasir
– 26.979 ton minyak goreng.
Menurut Mahila, kenaikan permintaan menjelang Nataru dipicu oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga, aktivitas wisata, industri makanan, hingga kebutuhan acara keagamaan. (*)






